Prabowo: Koperasi, UMKM, BUMN, dan Swasta Harus Bersinergi Bangun Ekonomi Nasional

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:17 WIB

40124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan harus berjalan selaras dengan pelaku usaha lainnya untuk membangun perekonomian nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (12/7/2026).

Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa Indonesia membutuhkan kolaborasi seluruh kekuatan ekonomi, mulai dari koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), hingga sektor swasta.

“Indonesia adalah negara besar. Kita membutuhkan koperasi, UMKM, swasta, BUMN, dan BUMD. Semuanya harus menjadi kekuatan ekonomi. Itulah yang saya maksud dengan Indonesia Incorporated,” ujar Prabowo.

Presiden menjelaskan bahwa pembangunan ekonomi nasional perlu berpijak pada semangat ekonomi kerakyatan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama pembangunan.

Menurutnya, pembangunan ekonomi harus memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berkembang melalui sistem ekonomi yang berlandaskan nilai kekeluargaan.

“Kita terus berupaya mengembalikan arah pembangunan ekonomi sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa, yakni ekonomi kekeluargaan dan ekonomi kerakyatan yang memberikan ruang bagi semua unsur untuk berperan,” kata Presiden.

Prabowo menegaskan penguatan koperasi tidak dimaksudkan untuk mengurangi peran sektor usaha lainnya. Sebaliknya, pemerintah mendorong terciptanya sinergi antara koperasi, UMKM, BUMN, BUMD, dan sektor swasta agar seluruh potensi ekonomi nasional dapat berkembang secara seimbang.

“Koperasi adalah salah satu sokoguru perekonomian. Ketika kita memperkuat koperasi, bukan berarti memperlemah sektor lain. Yang kita lakukan adalah memperkuat semuanya,” tegasnya.

Presiden juga menilai koperasi memiliki fungsi strategis sebagai wadah yang menghimpun kekuatan ekonomi masyarakat melalui semangat gotong royong. Menurutnya, prinsip kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Menggunakan ilustrasi sapu lidi, Prabowo menggambarkan bahwa kekuatan akan terbentuk ketika masyarakat bersatu dalam wadah koperasi.

“Seperti sapu lidi, satu batang akan mudah patah. Namun ketika disatukan, akan menjadi kuat. Saya optimistis gerakan koperasi Indonesia akan tumbuh menjadi salah satu kekuatan ekonomi nasional,” ujarnya.

Presiden optimistis penguatan koperasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa hingga kabupaten sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Ia berharap aktivitas ekonomi yang berkembang di daerah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.

“Ekonomi harus tumbuh dari desa, kecamatan, hingga kabupaten sehingga manfaatnya dapat kembali dirasakan oleh masyarakat di daerah,” kata Presiden. (*)

Berita Terkait

Warga Tomuan Keluhkan Asap Diduga dari Pabrik PT SSU, DPRD Pematangsiantar Janji Cek Lokasi
Sabu 13,25 Gram Disimpan dalam Kaus Kaki, Pria di Dairi Diamankan Polisi
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Raih Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI
Dua Pelajar Asal Toba Kembali dari Paskibraka Nasional, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi
Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Ikut Lomba Nasi Goreng, Semarak Kemerdekaan Pemko Medan Makin Meriah
Ketua LSM CAPA Aceh Tantang Konsultan Pengawas Buktikan Spesifikasi Rehabilitasi SDN Dring Tujoh Nagan Raya
Disdamkarmat Pematangsiantar Kerahkan 15 Unit Pemadam Atasi Kebakaran Ruko di Jalan Bandung
Dinas Kominfo Medan Raih Juara II Lomba Pidato POV Wali Kota di HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Warga Tomuan Keluhkan Asap Diduga dari Pabrik PT SSU, DPRD Pematangsiantar Janji Cek Lokasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Sabu 13,25 Gram Disimpan dalam Kaus Kaki, Pria di Dairi Diamankan Polisi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Raih Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Dua Pelajar Asal Toba Kembali dari Paskibraka Nasional, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Ikut Lomba Nasi Goreng, Semarak Kemerdekaan Pemko Medan Makin Meriah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Disdamkarmat Pematangsiantar Kerahkan 15 Unit Pemadam Atasi Kebakaran Ruko di Jalan Bandung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Dinas Kominfo Medan Raih Juara II Lomba Pidato POV Wali Kota di HUT ke-81 RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Lima Ruko di Jalan Bandung Pematangsiantar Terbakar, Api Padam Setelah Lebih dari 4 Jam

Berita Terbaru