ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR — Kebakaran melanda lima unit rumah toko (ruko) di Jalan Bandung, Kelurahan Dwikora, Kota Pematangsiantar, Sabtu (22/8/2026) malam. Kobaran api membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah dan mendatangi lokasi untuk melihat peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga pertama kali terjadi di Ruko Abadi, yang diketahui menjual perabotan rumah tangga. Banyaknya barang di dalam bangunan diduga membuat api cepat membesar dan merambat ke ruko lain yang berada di sebelahnya.
Kobaran api kemudian membesar dan melahap bangunan ruko yang berdiri berderet di kawasan tersebut. Warga yang melihat kejadian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pematangsiantar kemudian tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman. Namun, proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api masih berkobar dan terdapat sejumlah material yang mudah terbakar di dalam bangunan.
Siregar, petugas Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pematangsiantar, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran tersebut dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi.
Sesampainya di lokasi, petugas melakukan pemadaman sekaligus berupaya mencegah api merambat lebih jauh ke bangunan di sekitar titik kebakaran.
Dalam proses pemadaman, personel kepolisian dari Polres Pematangsiantar turut berada di lokasi. Polisi membantu mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas agar kendaraan pemadam kebakaran dapat keluar-masuk lokasi dengan lebih leluasa.
Akses kendaraan pemadam, khususnya dari arah Jalan Merdeka, juga dijaga agar tidak tertutup kendaraan maupun kerumunan warga yang berada di sekitar lokasi.
Setelah berlangsung lebih dari empat jam, petugas akhirnya berhasil menguasai dan memadamkan api pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 01.20 WIB.
Meski api telah padam, kondisi lima ruko tersebut masih menjadi perhatian warga. Pada Minggu pagi, sejumlah masyarakat terlihat mendatangi lokasi untuk melihat kondisi bangunan yang terdampak kebakaran.
Peristiwa tersebut juga berdampak terhadap aktivitas usaha di lokasi. Sejumlah pemilik atau pengelola toko harus menghadapi kerusakan bangunan serta barang dagangan yang terdampak akibat kebakaran.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran dan nilai kerugian material belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui titik awal api serta memastikan jumlah bangunan dan kerugian yang terdampak.
Laporan : Larsen Simatupang-atapkota.

































