7.264 Pengendara Ditindak dan Ditegur, Polda Sumut Kedepankan Edukasi Keselamatan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WIB

4038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Sumut mencatat 7.264 teguran dan penindakan selama tujuh hari Operasi Patuh Toba 2026.

Polda Sumut mencatat 7.264 teguran dan penindakan selama tujuh hari Operasi Patuh Toba 2026.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mencatat 7.264 kegiatan teguran dan penindakan selama tujuh hari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jalan sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

Berdasarkan data penegakan hukum hingga hari ketujuh, Senin (2/11/2026), sebanyak 6.223 pengendara menerima teguran. Sementara itu, polisi mencatat 890 tilang manual dan 151 penindakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan Operasi Patuh Toba 2026 tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan pelanggaran lalu lintas.

“Operasi ini tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Ferry di Mapolda Sumut, Senin (2/11/2026).

Menurut Ferry, jumlah teguran yang tercatat selama operasi menunjukkan bahwa pendekatan persuasif tetap menjadi salah satu upaya kepolisian untuk mengingatkan masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas.

Khusus pada hari ketujuh, Polda Sumut mencatat 1.218 kegiatan penegakan hukum, terdiri atas 1.141 teguran dan 77 tilang manual. Jumlah tersebut turun 11,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni dari 1.376 menjadi 1.218 kegiatan.

Di luar penegakan hukum, Polda Sumut juga melaksanakan kegiatan preemtif melalui penyuluhan tertib berlalu lintas kepada pelajar dan orang tua. Edukasi turut menyasar masyarakat di terminal, pasar, kawasan industri, kampus, perkantoran, serta pusat aktivitas warga.

Kepolisian juga membangun dialog keselamatan bersama pengemudi ojek daring, kurir, pengemudi angkutan, komunitas kendaraan roda dua, dan pelaku usaha transportasi.

Materi edukasi meliputi pentingnya penggunaan helm berstandar Standar Nasional Indonesia (SNI), pemakaian sabuk pengaman, larangan menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta bahaya melawan arus dan melampaui batas kecepatan.

Pada aspek preventif, personel kepolisian melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di sejumlah titik serta waktu yang dinilai rawan berdasarkan hasil analisis dan evaluasi.

Personel juga ditempatkan di kawasan sekolah, persimpangan, pasar, serta ruas jalan yang berisiko mengalami kecelakaan. Bersama instansi terkait, kepolisian turut melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan dan pengemudi serta survei terhadap titik rawan kecelakaan dan kemacetan.

Ferry berharap kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas tidak hanya muncul selama operasi berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari.

“Harapan kami, kepatuhan masyarakat tidak hanya muncul saat operasi berlangsung, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Keselamatan di jalan harus menjadi kebutuhan dan kesadaran bersama,” katanya.

Operasi Patuh Toba 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Melalui operasi tersebut, Polda Sumut menargetkan peningkatan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Utara.(AP/red)

Berita Terkait

Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA
Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga
Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita
Bobby Nasution Tinjau Perkuatan Tanggul Sungai Wampu, Warga Diminta Awasi Kualitas Pekerjaan
Jalan Desa hingga Jembatan Antardusun Jadi Sasaran Program Pemprov Sumut 2027–2030
BPJS Puji Transformasi Kesehatan Medan, Rico Waas Peringatkan Rumah Sakit yang Menolak Pasien

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 23:17 WIB

Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA

Selasa, 3 November 2026 - 22:22 WIB

Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat

Selasa, 3 November 2026 - 21:50 WIB

Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga

Selasa, 3 November 2026 - 21:35 WIB

Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Jalan Desa hingga Jembatan Antardusun Jadi Sasaran Program Pemprov Sumut 2027–2030

Selasa, 3 November 2026 - 19:31 WIB

BPJS Puji Transformasi Kesehatan Medan, Rico Waas Peringatkan Rumah Sakit yang Menolak Pasien

Selasa, 3 November 2026 - 18:52 WIB

Bobby Nasution Targetkan Irigasi 7,5 Km di Secanggang Mulai Dibangun 2027

Berita Terbaru