Pemprov Sumut Kembangkan Kampung Nelayan dan Kawasan Konservasi untuk Dorong Ekonomi Biru

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:43 WIB

40325 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

temu pers bertema “Pengembangan Ekonomi Biru” yang digelar di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (16/10/2025).

temu pers bertema “Pengembangan Ekonomi Biru” yang digelar di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (16/10/2025).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pengembangan kawasan unggulan di sektor kelautan dan perikanan guna mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut, Supriyanto, menegaskan komitmen tersebut dalam temu pers bertema “Pengembangan Ekonomi Biru” yang digelar di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (16/10/2025).

Menurutnya, program unggulan yang dijalankan meliputi pembangunan Kampung Nelayan Berkah, Kampung Budidaya Perikanan Berkah, serta pengelolaan kawasan konservasi laut terpadu yang didukung pariwisata berkelanjutan.

“Meningkatnya kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan merupakan misi kedua Bapak Gubernur Bobby Nasution, yaitu menjaga stabilitas ekonomi makro,” ujar Supriyanto.

Ia menjelaskan, Kampung Nelayan Berkah tidak hanya berfungsi sebagai permukiman, tetapi juga menjadi pusat pengelolaan berbasis komunitas. Sementara Kampung Budidaya Perikanan Berkah diarahkan sebagai sentra produksi ikan konsumsi lokal dan ekspor.
“Tim kami sudah melakukan survei untuk menetapkan lokasi kampung tersebut,” tambahnya.

Provinsi Sumut memiliki potensi maritim yang besar, dengan luas laut mencapai 3.884.811 hektare, mencakup 229 pulau termasuk Pulau Simuk, Wunga, dan Berhala sebagai tiga pulau terluar. Pada tahun 2023, jumlah nelayan mencapai 182.484 jiwa, terdiri dari 171.814 nelayan tangkap laut dan 10.670 nelayan perairan umum, sementara pembudidaya ikan mencapai 58.960 jiwa.

Produksi ikan di Sumut tahun 2023 tercatat 605.827 ton per tahun, dengan kapal motor kecil (0–5 GT) sebanyak 32.814 unit, dan kapal 5–30 GT sebanyak 13.282 unit. Selain itu, terdapat 8.587 motor tempel dan 5.927 perahu tanpa motor yang mendukung aktivitas perikanan rakyat.

Lebih lanjut, Supriyanto menegaskan bahwa Pemprov Sumut juga fokus pada konservasi laut untuk melindungi ekosistem penting seperti terumbu karang, mangrove, dan padang lamun yang menjadi habitat berbagai biota laut.

“Pengelolaan kawasan konservasi harus terkoordinasi, berkelanjutan, dan berbasis ekologi. Ini bagian dari komitmen ekonomi biru Pemprov Sumut,” tegasnya.

Adapun kawasan konservasi laut di Sumut mencakup Perairan Pulau Berhala (3.762 ha), Sawo-Lahewa Nias Utara (29.130 ha), Pulau Salah Nama (3.806 ha), Tapanuli Tengah (84.429 ha), Pulau Pini Nias Selatan (44.336 ha), dan Pulau Batu Nias Selatan (44.939 ha).

Dengan langkah ini, Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution berharap terwujudnya ekonomi biru yang berkeadilan, memperkuat ketahanan pangan laut, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir. (RAP)

Berita Terkait

Buron Tiga Pekan, Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas Akhirnya Ditangkap Polisi
Proyek Rehabilitasi Bendung Blok 100 Senilai Rp 399 Juta Disorot, Sejumlah Aspek Teknis dan K3 Perlu Verifikasi
Bupati Simalungun Gerak Cepat Evakuasi Warga Sakit Menahun ke RSUD Perdagangan
Dusun VIII Sei Kepayang Belum Teraliri Listrik PLN, Bupati dan Kapolres Asahan Turun Langsung ke Lokasi
Wabup Samosir Ajak Pomparan Toga Samosir Bersatu dan Berkontribusi Membangun Bona Pasogit
Simalungun Juara I Stand Terbaik Nasional di PENAS XVII Gorontalo 2026
Wabup Asahan Hadiri Khitan Massal BAZNAS, 120 Anak Ikuti Program Kesehatan Gratis
Bupati Simalungun Bawa Pelayanan Terpadu ke Nagori Pematang Gajing, Warga Tak Perlu Lagi ke Raya

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:39 WIB

Buron Tiga Pekan, Pelaku Pencurian Emas Batangan di Pasar Horas Akhirnya Ditangkap Polisi

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:30 WIB

Proyek Rehabilitasi Bendung Blok 100 Senilai Rp 399 Juta Disorot, Sejumlah Aspek Teknis dan K3 Perlu Verifikasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:20 WIB

Bupati Simalungun Gerak Cepat Evakuasi Warga Sakit Menahun ke RSUD Perdagangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:50 WIB

Dusun VIII Sei Kepayang Belum Teraliri Listrik PLN, Bupati dan Kapolres Asahan Turun Langsung ke Lokasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:25 WIB

Wabup Samosir Ajak Pomparan Toga Samosir Bersatu dan Berkontribusi Membangun Bona Pasogit

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:15 WIB

Wabup Asahan Hadiri Khitan Massal BAZNAS, 120 Anak Ikuti Program Kesehatan Gratis

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:58 WIB

Bupati Simalungun Bawa Pelayanan Terpadu ke Nagori Pematang Gajing, Warga Tak Perlu Lagi ke Raya

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:35 WIB

Muscab Pramuka Simalungun 2026 Tetapkan Mixnon Andreas Simamora sebagai Ketua Kwarcab Periode 2026-2031

Berita Terbaru