ATAPKOTA, MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengajak semua pihak berkolaborasi menangani jalan rusak di Sumut. Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya mengatakan bahwa penanganan jalan Sumut memiliki tantangan tersendiri karena panjangnya jalan dan lanskap wilayah yang beragam.
Dalam rapat koordinasi penanganan jalan dan jembatan Sumut, Surya menekankan pentingnya koordinasi, sinergi, dan inovasi antara seluruh pemangku kepentingan.
“Kita harus mampu menyusun skala prioritas yang tepat dan memanfaatkan sumber daya daerah secara optimal,” katanya.
Jalan provinsi memiliki panjang total 3.005,65 km, dengan rincian:
56% dalam kondisi baik
21,81% dalam kondisi sedang
4,78% mengalami kerusakan ringan
17% dalam kondisi rusak berat
Sementara itu, jalan kabupaten/kota memiliki panjang total mencapai 35.379,07 km, atau sekitar 86% dari total jaringan jalan di Sumut.
Surya mengatakan bahwa infrastruktur jalan dan jembatan menjadi komponen vital dalam mendukung pembangunan daerah.
“Keberadaan infrastruktur yang layak dan terintegrasi berperan besar dalam memperlancar arus distribusi barang dan jasa, membuka akses antarwilayah, serta mendukung kegiatan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara Stanley Cicero Haggard Tuapattinaja juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam penanganan jalan dan jembatan di Sumut.
“Perencanaan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tidak bisa berjalan sendiri, diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan dunia usaha,” katanya.(Andrew)/PR
































