CFD Perdana Digelar di Medan Belawan, Rico Waas: Kebahagiaan dan Kesehatan Harus Merata

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:25 WIB

40116 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Car Free Day (CFD) digelar di kawasan Jalan Sumatera, Medan Belawan, pada Minggu (2/8/2026).

Car Free Day (CFD) digelar di kawasan Jalan Sumatera, Medan Belawan, pada Minggu (2/8/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Untuk pertama kalinya, kegiatan Car Free Day (CFD) digelar di kawasan Jalan Sumatera, Medan Belawan, pada Minggu (2/8/2026). Program yang diinisiasi bersama Komando Daerah Maritim (Kodaeral) I Belawan dan Pemerintah Kota (Pemko) Medan tersebut mendapat sambutan antusias dari ribuan warga yang memadati lokasi sejak pagi.

Penyelenggaraan CFD perdana di kawasan pesisir ini tidak hanya bertujuan mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, HUT ke-1 Kodaeral I Belawan, dan HUT ke-80 Jalasenastri.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah daerah, Kodaeral I Belawan, dan berbagai pemangku kepentingan yang dinilai berhasil menghadirkan ruang publik baru bagi masyarakat.

“Hari ini tentu menjadi kebahagiaan bagi kita semua. Selama ini Car Free Day lebih banyak dipusatkan di kawasan inti Kota Medan, namun kini juga dapat dinikmati masyarakat Medan Belawan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodaeral I Belawan dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menggagas kegiatan ini,” ujar Rico Waas.

Menurut Rico, pemerataan akses terhadap ruang publik yang sehat dan nyaman menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah Kota Medan, termasuk kawasan pesisir.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat berkelanjutan, baik dalam membangun budaya hidup sehat maupun menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut karena memberikan dampak positif, baik bagi kesehatan masyarakat maupun bagi pertumbuhan ekonomi warga Medan Belawan,” katanya.

Sementara itu, Komandan Kodaeral I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Septiana menyampaikan tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator positif terhadap perubahan wajah Belawan.

Menurutnya, CFD perdana tersebut menjadi momentum untuk memperkuat citra kawasan Belawan sebagai lingkungan yang aman, sehat, produktif, dan ramah bagi masyarakat.

“Ini merupakan kegiatan pertama yang kami selenggarakan dengan harapan Belawan menjadi titik awal kemajuan di masa depan. Antusiasme masyarakat hari ini memberikan optimisme bahwa Belawan terus bergerak ke arah yang lebih baik,” ujar Deny Septiana.

Ia menambahkan, hasil koordinasi bersama Pemerintah Kota Medan, unsur kepolisian, dan berbagai pemangku kepentingan menghasilkan kesepakatan untuk menjadikan CFD sebagai agenda rutin.

Pada tahap awal, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung setiap satu bulan sekali, kemudian akan dievaluasi untuk kemungkinan ditingkatkan menjadi dua minggu sekali.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat mengikuti berbagai aktivitas seperti senam bersama, pelayanan bakti kesehatan, serta bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib hingga menjelang siang dengan pengamanan dari unsur terkait. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru