ATAPKOTA.COM, LABUHANBATU – Seorang pria karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Labuhanbatu mendatangi klinik kesehatan dengan menenteng senjata tajam jenis egrek, Senin (6/10/2025) pagi. Aksi mengejutkan itu membuat seorang tenaga kesehatan bernama Rosmiati (45) panik dan ketakutan.
Peristiwa itu terjadi di klinik kesehatan PT Hari Sawit Jaya (HSJ) yang berada di Kebun Blok M, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, sekitar pukul 06.30 WIB.
Pelaku diketahui berinisial RB, yang merupakan salah satu karyawan di perusahaan tersebut.
Menurut keterangan Rosmiati, bidan yang bertugas di klinik tersebut, kejadian bermula saat RB datang untuk memeriksakan diri karena merasa demam. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, hasil diagnosa menunjukkan bahwa kondisi RB masih memungkinkan untuk bekerja.
“Sudah dilakukan diagnosa dan sesuai SOP, dia masih bisa bekerja. Maka saya sarankan untuk kembali bekerja seperti biasa dan menemui mandor afdeling,” ujar Rosmiati saat dikonfirmasi, Senin (6/10/2025).
Namun, diduga tidak terima dengan hasil pemeriksaan tersebut, RB kemudian pergi dan tidak lama berselang kembali mendatangi klinik sambil membawa senjata tajam jenis egrek (arit sawit).
“Mungkin dia tidak terima. Tidak berselang lama, dia datang lagi membawa egrek,” lanjut Rosmiati.
Karena merasa terancam, Rosmiati pun sempat merekam kejadian tersebut dari balik jendela klinik.
“Awalnya dia bilang ‘tunggu ya’. Saya tidak menyangka dia datang lagi sambil bawa egrek,” timpalnya.
Usai kejadian, Rosmiati didampingi Ketua Serikat Buruh Labuhanbatu, Bob Simatupang, melaporkan insiden itu ke Polsek Bilah Hilir.
Kanit Reskrim Polsek Bilah Hilir, Ipda Riko M. Sihombing, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut.
“Benar, laporan sudah kami terima dan saat ini masih menunggu tahapan untuk diproses,” kata Ipda Riko, Selasa (7/10/2025).
Sementara itu, General Manager (GM) PT Hari Sawit Jaya, Ashari Praja Kesuma, saat dihubungi wartawan belum bersedia memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. (BS)

































