Pemko Medan Percepat Penanganan Banjir Besar, 85 Ribu Warga Mengungsi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 10:46 WIB

40108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Kota Medan terus memperkuat penanganan darurat banjir besar yang melanda hampir seluruh kecamatan sejak 27 November. Berdasarkan data per Sabtu (29/11/2025) pagi, sebanyak 85.591 jiwa mengungsi dari 514 titik banjir ke 305 lokasi, termasuk rumah ibadah, kantor camat, dan kantor lurah.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem sejak 26 November malam menyebabkan banjir menyeluruh. Ia menyampaikan hal itu setelah bertemu pihak PLN dan Pertamina untuk membahas situasi terkini. “Cuaca buruk pada 26 hingga 28 November memicu banjir besar dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Rico.

Ia menyebutkan bahwa sejak 27 November, Pemko Medan mengerahkan seluruh camat, lurah, BPBD, relawan, TNI, dan Polri untuk melakukan evakuasi awal. Evakuasi besar pada malam hari berlangsung di Medan Helvetia, terutama di kawasan Gaperta Ujung yang terdampak hingga lebih dari 20 ribu warga.

Ketika genangan di Helvetia mulai surut pada 28 November, banjir justru memuncak di wilayah Medan Utara, yang meliputi Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Belawan. “Debit air sangat tinggi dan sinyal komunikasi putus di Marelan dan Labuhan, sehingga evakuasi serta distribusi bantuan sempat terhambat,” tambahnya.

Selain itu, Pemko Medan mengaktifkan posko siaga banjir di seluruh kantor kecamatan. Posko tersebut menerima laporan warga selama 24 jam melalui call center 112. “Kami meminta seluruh jajaran memprioritaskan wilayah yang masih terendam, terutama Medan bagian utara,” ucap Rico.

Pemko Medan juga mendirikan 157 dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan harian pengungsi. Kecamatan Medan Deli memiliki 45 titik, disusul Medan Marelan 19, Medan Maimun 14, dan Medan Helvetia 13.

Dalam penanganan gangguan listrik, PLN melaporkan lima gardu induk terendam banjir. Sementara itu, Pertamina menjelaskan distribusi BBM tersendat akibat angin kencang di Belawan dan Labuhan. “Stok BBM cukup, tetapi distribusi ke SPBU terkendala. Kami imbau masyarakat tidak melakukan panic buying,” tegas Wali Kota.

Pemko Medan memastikan seluruh personel tetap siaga hingga kondisi pulih sepenuhnya. (Mery/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru