ATAPKOTA.COM, MEDAN – Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan bakti religi di Gereja Oikumene dan Masjid Al-Hidayah yang berada di lingkungan Markas Polda Sumut sebagai rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan diawali dengan kerja bakti di Gereja Oikumene Polda Sumut yang dipimpin Kompol Martualisi Sitepu. Bakti religi tersebut dihadiri Wakapolda Sumatera Utara bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut.
Dalam kesempatan itu, Wakapolda Sumut menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta beserta perlengkapan kebersihan kepada pengurus gereja sebagai bentuk dukungan terhadap pemeliharaan sarana ibadah.
Setelah kegiatan di gereja, jajaran Polda Sumut melanjutkan aksi gotong royong membersihkan Masjid Al-Hidayah. Personel dari berbagai satuan kerja, di antaranya Satbrimob, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba), dan Biro Sumber Daya Manusia (SDM), bergotong royong membersihkan area dalam maupun luar masjid.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di lingkungan Polri.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, mengatakan bakti religi tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan rumah ibadah, tetapi juga mempererat hubungan antarpersonel yang berasal dari latar belakang berbeda.
“Melalui bakti religi ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan memperkuat nilai toleransi di lingkungan Polri. Kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80,” ujar Ferry.
Menurutnya, keberadaan Gereja Oikumene dan Masjid Al-Hidayah di kompleks Polda Sumut mencerminkan semangat kerukunan yang terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
“Perbedaan adalah kekuatan. Melalui kegiatan bersama di rumah ibadah, kami ingin menunjukkan bahwa semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong terus tumbuh di lingkungan Polda Sumut,” katanya.
Polda Sumut berharap kegiatan bakti religi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta menginspirasi masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. (AP/red)



































