ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Simalungun menggelar kegiatan Parenting Education, Senin (16/2/2026). Kegiatan itu dipusatkan di TK Sisalana Laras, Kecamatan Bandar Huluan, Sumatera Utara.
Acara sehari penuh tersebut dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua Pokja PAUD Kabupaten Simalungun, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora. Kegiatan ini terlaksana bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun.
Sebanyak 200 peserta hadir, terdiri atas kepala sekolah dan guru PAUD, Bunda PAUD nagori se-Kecamatan Bandar Huluan, serta orang tua murid. Panitia menyebut kegiatan ini bertujuan membentuk generasi unggul, cerdas, dan berkarakter.
Namun, di tengah seremoni dan sambutan resmi, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: sejauh mana kegiatan serupa berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan PAUD di daerah?
Camat Bandar Huluan, Akbar P. Siregar, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bunda PAUD Kabupaten Simalungun. Ia menyebut kehadiran tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini, meskipun rombongan baru kembali dari kegiatan luar daerah pada malam sebelumnya.
Akbar juga melaporkan bahwa PAUD di wilayahnya aktif mengikuti berbagai kegiatan kabupaten dan berharap mendapat arahan untuk meningkatkan kualitas pembinaan anak usia dini.
Dalam sambutannya, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa pendidikan anak bukan semata tanggung jawab sekolah. “Pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga dan terutama tanggung jawab orang tua di rumah,” ujarnya.
Ia menyebut anak usia dini sebagai “generasi emas” Kabupaten Simalungun. Menurutnya, kolaborasi orang tua dan guru menjadi kunci pembentukan karakter anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan rasa hormat.
Sebagai narasumber, Siti Aisyah Purba dari Pokja Bunda PAUD Kabupaten Simalungun memaparkan materi Parenting Education. Sementara itu, Arisman dari Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun menyampaikan materi tentang PAUD holistik integratif.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Bandar Huluan, para pangulu nagori, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya turut hadir. (AP/red)


































