Ratusan Korban TPPO, Pemprov Sumut dan Kemendagri Luncurkan Edukasi dan Koordinasi Preventif

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:48 WIB

40141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap,  di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (26/2/2026).

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap, di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (26/2/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat sinergi untuk mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui kegiatan sosialisasi dan koordinasi yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis, 26 Februari 2026. Langkah ini menegaskan komitmen kedua institusi untuk menekan angka kasus dan melindungi masyarakat dari kejahatan perdagangan manusia.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap, menekankan bahwa TPPO bukan sekadar angka statistik, tetapi kejahatan kemanusiaan yang merampas masa depan individu dan keluarga. “Hingga Maret 2025, tercatat ratusan korban, didominasi perempuan dan anak-anak. Modusnya semakin canggih, mulai tawaran kerja luar negeri via media sosial hingga eksploitasi seksual,” ujarnya.

Sulaiman menjelaskan, posisi geografis Sumut sangat rentan. Provinsi ini memiliki garis pantai timur sepanjang 545 km yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan Samudra Hindia. Mobilitas penduduk yang tinggi serta jalur “tikus” di pesisir menjadi tantangan bagi aparat penegak hukum.

“Penanganan TPPO tidak bisa dilakukan parsial. Diperlukan pendekatan komprehensif: pencegahan melalui edukasi, penindakan hukum tegas, serta perlindungan korban,” tambah Sekdaprov.

Direktur Kewaspadaan Nasional Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Aang Witarsa Rofik, membuka kegiatan secara virtual. Ia menyebut Medan dipilih karena tren peningkatan kasus di wilayah ini. Berdasarkan Statistik Kasus TPPO (Polri & instansi terkait), pada 2024 terdapat 392 kasus dengan 471 korban. Tahun 2025 meningkat menjadi 396 kasus dengan 465 korban, sementara data Polri mencatat 691 kasus dengan 1.583 korban, menjadikan Sumut tertinggi di Indonesia. Januari 2026 saja, 289 korban dari luar negeri, termasuk warga Sumut, telah dipulangkan.

“Tagline kami, ‘Cegah TPPO dan Lindungi Indonesia’. Modus operandi kini semakin sulit dideteksi, termasuk skema magang luar negeri, tawaran pendidikan, hingga pengantin pesanan memanfaatkan teknologi informasi,” jelas Aang Witarsa.

Kemendagri menekankan pencegahan harus dimulai dari unit terkecil, desa dan kelurahan, serta bekerja sama dengan Dinas Dukcapil untuk memantau dokumen kependudukan mencurigakan sebagai langkah deteksi dini.

Kegiatan ini diikuti unsur Polri, LSM, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Diharapkan forum ini menghasilkan rekomendasi konkret untuk segera diimplementasikan, termasuk sinkronisasi data antarinstansi dan dukungan pemerintah daerah dalam regulasi maupun anggaran, guna memutus rantai perdagangan manusia di Sumut. (AP/red)

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Belawan Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Curas, Curat, dan Curanmor
Tinjau Tol Prosiwangi, Wapres Gibran Dorong Percepatan Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur
Temasek Singapura Jajaki Investasi di TSTH2 Humbahas, Wagub Sumut Dorong Pengembangan Pusat Bioekonomi Tropis
Bupati Simalungun Tinjau Pematang Silimahuta, Serap Aspirasi dan Beri Solusi Langsung untuk Warga
Bupati Asahan Hadiri Pisah Sambut Danlanal Tanjung Balai Asahan, Tegaskan Pentingnya Sinergi Forkopimda
Pemko Pematangsiantar Hadiri Pembukaan Rapat Sinode Kerja ke-48 Gereja Pentakosta, Dorong Sinergi Bangun Daerah
Universitas Asahan dan Pemkab Asahan Teken MoU, Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Daerah
Pemkab Samosir Dukung Investasi Internasional untuk Percepat Pengembangan TSTH2 di Humbang Hasundutan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:17 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Curas, Curat, dan Curanmor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:14 WIB

Tinjau Tol Prosiwangi, Wapres Gibran Dorong Percepatan Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:44 WIB

Temasek Singapura Jajaki Investasi di TSTH2 Humbahas, Wagub Sumut Dorong Pengembangan Pusat Bioekonomi Tropis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:25 WIB

Bupati Simalungun Tinjau Pematang Silimahuta, Serap Aspirasi dan Beri Solusi Langsung untuk Warga

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:20 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pisah Sambut Danlanal Tanjung Balai Asahan, Tegaskan Pentingnya Sinergi Forkopimda

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:40 WIB

Universitas Asahan dan Pemkab Asahan Teken MoU, Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:53 WIB

Pemkab Samosir Dukung Investasi Internasional untuk Percepat Pengembangan TSTH2 di Humbang Hasundutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:30 WIB

PT Socfindo Salurkan 140 Paket Sembako untuk Warga Desa Lae Butar Aceh Singkil melalui Program Jumat Berkah

Berita Terbaru