ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mendampingi Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 13 Maret 2026. Sidang ini membahas kesiapan pemerintah menghadapi Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk kelancaran arus mudik serta upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kesiapan seluruh kementerian dan lembaga agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman. Ia mengingatkan setiap instansi untuk mempersiapkan pelayanan publik secara matang, terutama terkait arus mudik dan keselamatan perjalanan.
“Untuk semua kementerian dan badan, saya berharap persiapan menghadapi Lebaran dilaksanakan dengan baik. Kita yakinkan bahwa mudik tahun ini aman, nyaman, dan penuh kegembiraan. Utamakan keselamatan di jalan dan persiapkan segala aspek dengan matang,” tegas Presiden.
Seluruh jajaran terkait juga diminta memastikan kebijakan yang memudahkan mobilitas masyarakat selama mudik terlaksana dengan baik. Salah satunya melalui kebijakan diskon berbagai moda transportasi, yang diharapkan meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di titik-titik perjalanan.
“Pertama, saya minta Menteri Perhubungan memastikan kebijakan diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan jalan tol dapat dijalankan sebaik-baiknya, serta pelayanan di setiap tempat terjamin,” tegas Presiden.
Selain kelancaran arus mudik, pemerintah juga fokus menjaga ketersediaan pangan dan kestabilan harga bahan pokok menjelang Idulfitri. Hal ini penting agar masyarakat dapat menjalani Ramadan hingga Lebaran dengan tenang.
“Menko Pangan, Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, pastikan pasokan pangan stabil dan aman, serta harga-harga bisa kita jaga,” ujar Presiden.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai agama yang telah menjaga suasana saling menghormati selama Ramadan. Menurutnya, semangat toleransi ini merupakan kekuatan bangsa yang perlu terus dirawat.
“Saya ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kita yang beragama lain, yang telah menghormati bulan Ramadan. Ini selalu menjadi kebanggaan dan keunggulan bangsa Indonesia: kita melaksanakan ibadah masing-masing dalam suasana kerukunan, kekeluargaan, dan saling menghormati,” pungkas Presiden.
































