Prabowo Terima Laporan DEN, 86,9 Persen SPPG Gandeng UMKM Lokal

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:24 WIB

40113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan beserta jajaran di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, DEN melaporkan hasil survei independen terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menunjukkan dampak positif terhadap pemenuhan gizi anak-anak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan survei tersebut dilakukan secara profesional dan independen guna memastikan kredibilitas data yang disampaikan kepada Presiden.

“Hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi di 800 titik dilakukan secara profesional. Kami di DEN menjaga betul kredibilitas dan hasilnya kami laporkan kepada Presiden,” ujar Luhut usai pertemuan.

Sementara itu, Sekretaris DEN Septian Hario Seto menjelaskan survei dilakukan dengan mengambil sampel acak pada 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Hasil survei menunjukkan Program MBG tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan dan pemenuhan gizi, tetapi juga berhasil menciptakan peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Hasil pertama yang kami lihat sangat positif. Sebanyak 86,9 persen SPPG yang ada saat ini memiliki setidaknya satu pemasok dari UMKM lokal. Bahkan rata-rata terdapat tiga UMKM yang menjadi mitra setiap SPPG,” ungkap Septian.

Menurutnya, keberadaan Program MBG telah membentuk rantai pasok ekonomi baru yang melibatkan pelaku usaha lokal di sekitar lokasi pelayanan gizi.

Lebih lanjut, DEN menemukan sekitar 65 persen UMKM yang terlibat dalam rantai pasok Program MBG berasal dari kabupaten yang sama dengan lokasi SPPG. Hal ini menunjukkan manfaat ekonomi program tersebut langsung dirasakan masyarakat setempat.

“Yang menarik, sekitar 65 persen UMKM pemasok berada dalam wilayah kabupaten yang sama dengan lokasi SPPG. Jadi bukan pemasok besar dari luar daerah, melainkan UMKM lokal yang tumbuh dan berkembang bersama program ini,” jelasnya.

Selain memberikan dampak positif terhadap UMKM, Program MBG juga terbukti membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil survei, hampir seluruh tenaga kerja yang terlibat dalam operasional SPPG berasal dari lingkungan setempat.

“Temuan berikutnya menunjukkan bahwa hampir 99 persen tenaga kerja yang bekerja di SPPG merupakan warga sekitar,” kata Septian.

Meski demikian, DEN menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperkuat, terutama akses permodalan bagi UMKM agar mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas variasi produk yang disuplai ke SPPG.

DEN juga menilai dampak ekonomi dari Program MBG turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap terjaga di tengah tantangan global.

“Ini juga menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen,” ujarnya.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi yang disampaikan kepada Presiden Prabowo untuk memastikan Program MBG tidak hanya sukses dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Dengan keterlibatan ribuan UMKM dan tenaga kerja lokal, Program Makan Bergizi Gratis kini tidak hanya menghadirkan makanan sehat bagi generasi muda Indonesia, tetapi juga membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, dan memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan. (Rahmat/red)

Berita Terkait

Ketua Umum DPN PERMAHI Dukung BNN Bongkar Jaringan Ganja 93 Kg, Dorong Edukasi Hukum dan Pencegahan Narkotika
Gapensi Sebut Anggaran Infrastruktur 1.000 Triliun Dorong Optimisme Pelaku Jasa Konstruksi
Presiden Prabowo: Swasembada Pangan Jadi Fondasi Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Kadin Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Ketahanan Pangan Pemerintah
Perkuat Kemitraan, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak dan Serahkan Penghargaan atas Dukungan Munas III
Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII, Tekankan Integritas dan Pengabdian
Pertemuan Gibran dan Deputi PM Kamboja Perkuat Kerja Sama ASEAN, Soroti Online Scam dan Reformasi Birokrasi
DPP PJS Tolak Keras Stigmatisasi “Londo Ireng”, Desak Presiden Prabowo Cabut Pernyataan dan Minta Maaf

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:51 WIB

BARA JP Pertanyakan Kehadiran Anton Timbang di Istana, Soroti Aspek Penegakan Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Diduga Diteror Usai Unggah Video Buah Naga Berulat, Guru Madrasah di Asahan Tunggu Gelar Perkara Hampir Dua Bulan

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Puluhan Warga Dampingi Yakarim Munir ke Kejari Aceh Singkil, Minta Kepastian Proses Hukum

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Penutupan Indonesia Fashion Week 2026, Bobby Nasution Tegaskan Ulos Jadi Kekuatan Ekonomi Sumut

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di BTN Indonesia Fashion Week 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Bahas Perlindungan Anak dan Rumah Anak

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:53 WIB

Pemkab Simalungun dan Kemendagri Tinjau Lokasi Proyek Cable Car Danau Toba, Bahas Pembebasan BPHTB

Minggu, 2 Agustus 2026 - 23:20 WIB

PRSU 2026 Berakhir, Catat 161.309 Pengunjung dan Perputaran Ekonomi Rp 50 Miliar

Berita Terbaru