ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menghadirkan sejumlah pelayanan publik dan ruang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam gelaran Car Free Day (CFD) di Jalan Sumatera, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (30/8/2026). Kegiatan tersebut memadukan aktivitas olahraga, hiburan, pelayanan masyarakat, dan kegiatan ekonomi warga di kawasan Medan Utara.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kota Medan, pimpinan perangkat daerah, serta para camat menghadiri kegiatan tersebut.
Pemko Medan menjadikan Belawan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan CFD. Kehadiran kegiatan tersebut memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus mengakses sejumlah layanan pemerintah yang disediakan di lokasi.
CFD kali ini digelar melalui kerja sama Pemko Medan dengan PT Pelindo. Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan kedua di kawasan Belawan setelah CFD perdana yang berlangsung pada Minggu (2/8/2026) melalui kolaborasi dengan Kodaeral I Belawan.
“Car Free Day ini bukan hanya tentang berolahraga. Kita hadirkan sebagai ruang bersama bagi masyarakat untuk bergerak, bersilaturahmi, menikmati hiburan, sekaligus mendapatkan pelayanan dari Pemko Medan,” kata Rico Waas.
Sejak pagi, warga mulai memenuhi Jalan Sumatera untuk mengikuti olahraga bersama dan berbagai kegiatan yang disiapkan panitia. Aktivitas masyarakat berlangsung bersamaan dengan kegiatan hiburan serta pelayanan publik yang berada di sejumlah stan.
Dari panggung utama, pembagian hadiah dan doorprize turut memeriahkan kegiatan. Sementara itu, sejumlah tenda UMKM dan stan promosi yang berada di sepanjang kawasan CFD menjadi tempat warga membeli makanan, minuman, serta produk usaha lokal.
Panitia juga menghadirkan pertunjukan barongsai dan musik live untuk menghibur masyarakat yang datang bersama keluarga maupun kerabat.
Selain olahraga dan hiburan, Pemko Medan membuka sejumlah stan pelayanan publik. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengurusan dan perpanjangan paspor, pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM.
Layanan lainnya mencakup sosialisasi pembuatan surat tanah, pembayaran dan penghapusan denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pembuatan serta perpanjangan Buku Pelaut, pembukaan rekening baru Bank Sumut, hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Penempatan stan pelayanan di area CFD membuat masyarakat dapat mengakses sejumlah layanan tersebut tanpa harus meninggalkan lokasi kegiatan. Stan pelayanan berada di sekitar kawasan yang juga digunakan warga untuk berolahraga dan mengunjungi lapak UMKM.
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 90 tenda UMKM disediakan bagi pelaku usaha. Mereka menawarkan berbagai produk, termasuk makanan dan minuman, kepada masyarakat yang hadir.
Memasuki siang hari, aktivitas di kawasan Jalan Sumatera masih berlangsung. Sebagian warga melanjutkan kegiatan olahraga, sementara warga lainnya mengunjungi lapak UMKM dan stan pelayanan publik.
Kehadiran berbagai layanan dalam satu lokasi tersebut menjadi salah satu bentuk upaya Pemko Medan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Namun, dampak kegiatan terhadap tingkat penggunaan layanan, peningkatan transaksi UMKM, serta kepuasan warga masih perlu diukur melalui data evaluasi setelah pelaksanaan CFD.
Dengan evaluasi tersebut, pelaksanaan CFD di Belawan tidak hanya dapat dinilai dari jumlah warga yang hadir, tetapi juga dari manfaat nyata yang diterima masyarakat, termasuk kemudahan memperoleh pelayanan publik dan peluang ekonomi bagi pelaku UMKM.(MB/red)































