ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Dolok Silou, Kabupaten Simalungun, memicu tanah longsor di empat titik jalan menuju Dusun Batu Holing, Nagori Togur. Material tanah menutupi badan jalan dan menghambat aktivitas warga, Kamis (29/10/2026).
Personel Polsek Dolok Silou bersama masyarakat setempat langsung turun ke lokasi untuk memeriksa kondisi jalan sekaligus membersihkan material longsoran secara gotong royong.
Kapolsek Dolok Silou AKP M. Nasir Daulay, S.H., menjelaskan, Kanit Binmas Aipda Waris dan Bhabinkamtibmas Brigadir Rianto Perangin-angin tiba di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB untuk memantau dampak kejadian.
Menurutnya, hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB hingga Kamis (29/10/2026) pukul 08.00 WIB. Kondisi itu menyebabkan sejumlah bagian jalan tertimbun tanah.
“Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, jalan tertimbun material tanah sehingga warga Dusun Batu Holing yang hendak beraktivitas sehari-hari menjadi terhalang,” ujar AKP M. Nasir Daulay.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan terdapat empat titik longsoran. Kondisi jalan dinilai cukup berisiko karena di sisi kiri terdapat jurang, sedangkan sisi kanan didominasi tebing tanah.
Sebagai penanganan awal, personel kepolisian bersama warga membersihkan material longsor secara manual. Upaya tersebut dilakukan agar kendaraan roda dua dapat kembali melintas.
Namun, pembersihan secara manual belum sepenuhnya memulihkan kondisi jalan. Kapolsek menyebut pihaknya merencanakan pengerahan satu unit alat berat jenis ekskavator untuk membersihkan material yang masih menutupi akses tersebut.
Polsek Dolok Silou juga melaporkan kejadian itu kepada pimpinan serta berkoordinasi dengan Camat dan Danramil Dolok Silou terkait penanganan lanjutan.
Selain membantu pembersihan, personel kepolisian mengingatkan warga agar berhati-hati ketika melintasi jalan yang masih licin akibat tanah berlumpur. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras, terutama pada malam hari.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berjaga-jaga, terutama saat hujan deras di malam hari, supaya terhindar dari bencana banjir maupun longsor. Hati-hati saat melintas karena jalan sangat licin,” kata AKP M. Nasir.
Kondisi empat titik longsoran tersebut membutuhkan penanganan lebih lanjut, terutama untuk memastikan akses warga kembali aman dilalui. Selain pembersihan material, pemeriksaan kestabilan tebing dan kondisi badan jalan juga penting dilakukan guna mengantisipasi longsor susulan.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, pengerahan alat berat masih direncanakan. Belum ada informasi mengenai estimasi waktu normalisasi jalan maupun hasil pemeriksaan teknis terhadap potensi longsor susulan.































