ATAPKOTA.COM, SIGLI — Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., turun langsung memimpin kegiatan gotong royong pembersihan lapangan voli pascabencana banjir di Gampong Dayah Adan, Kecamatan Mutiara Timur, Sabtu (10/1/2026).
Tidak sekadar memberi instruksi, Kapolres Pidie ikut mengangkat lumpur, membersihkan sampah, dan memulihkan lapangan yang sempat tertutup endapan banjir. Ia didampingi sejumlah perwira Polres Pidie serta 31 personel Posko Pemulihan Pascabencana Polres Pidie.
Dengan peralatan seadanya namun semangat kebersamaan yang tinggi, mulai dari mesin apung pompa air, cangkul, sekop, hingga gerobak dorong, Kapolres dan jajaran bahu-membahu bersama warga membersihkan fasilitas olahraga yang menjadi pusat aktivitas pemuda setempat.
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana menyampaikan bahwa kehadirannya secara langsung merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami ingin memastikan Polri benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui gotong royong ini, kami berharap pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan fasilitas umum segera bisa digunakan kembali,” ujarnya.
Setelah dilakukan pembersihan, kondisi lapangan voli kembali rata, bersih, dan aman, sehingga dapat dimanfaatkan kembali untuk kegiatan olahraga dan aktivitas sosial masyarakat.
Aksi nyata Kapolres Pidie dan jajarannya mendapat sambutan hangat dari masyarakat Gampong Dayah Adan. Warga mengaku sangat terbantu, mengingat lumpur sisa banjir cukup tebal dan sulit dibersihkan secara mandiri.
Salah seorang warga, Usman (45), mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh personel Polres Pidie. Lapangan ini sangat penting bagi kami, khususnya pemuda. Alhamdulillah sekarang sudah bersih dan bisa digunakan kembali,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Keuchik Gampong Dayah Adan, yang menilai kehadiran Polri bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi bagi warga pascabencana.
“Kehadiran Kapolres dan jajaran yang ikut bekerja bersama warga menjadi penyemangat bagi kami. Ini membuktikan Polri dekat dengan masyarakat dan peduli terhadap kondisi warga,” ujarnya.
Kegiatan gotong royong ini menjadi cerminan sinergi Polri dan masyarakat, sekaligus bukti bahwa kehadiran aparat negara di tengah warga bukan hanya saat penegakan hukum, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan. (*)
































