ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menghadiri upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri (Dikmaba Inf) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lapangan Jenderal Sudirman, Rindam I/Bukit Barisan, Jumat (24 April 2026). Kegiatan ini menandai berakhirnya masa pendidikan sekaligus awal penugasan bagi para bintara remaja.
Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan apresiasi kepada para prajurit siswa yang telah menyelesaikan pendidikan.
Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan akhir proses, melainkan awal pengabdian kepada negara. Para prajurit diminta memegang teguh sumpah, menjunjung disiplin, serta menaati hukum dalam kehidupan bermasyarakat.
“Para prajurit harus menunjukkan tanggung jawab dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Hendy.
Ia juga mengingatkan pentingnya nilai-nilai dasar keprajuritan, termasuk Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak.
Selain itu, Pangdam meminta jajaran pelatih dan penyelenggara pendidikan melakukan evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pendidikan militer di masa mendatang.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Danrem 022/Pantai Timur Letkol Sandi Kamidianto, Danrindam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir pula tokoh masyarakat dan keluarga prajurit.
Usai upacara, Bupati Simalungun menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pendidikan tersebut. Ia menilai para prajurit yang dilantik telah melalui proses pembinaan yang menekankan disiplin dan loyalitas.
Menurut Anton, keberadaan prajurit TNI yang profesional dan berintegritas berperan penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah.
“Ini menjadi awal pengabdian bagi prajurit muda untuk menjaga keutuhan negara dan hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Simalungun. (AP/red)

































