ATAPKOTA.COM, ASAHAN — Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Kesehatan melaksanakan pemeriksaan kebugaran jasmani bagi jemaah calon haji sebagai bagian dari persiapan kesehatan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 20 April 2026, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan dan diikuti sebanyak 247 jemaah calon haji.
Wakil Bupati Asahan, Rianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah haji memerlukan kesiapan fisik yang optimal karena dilaksanakan dalam durasi panjang dan di lingkungan dengan kondisi berbeda.
“Calon jemaah haji perlu mempersiapkan kondisi tubuh sejak dini melalui olahraga dan pola hidup sehat agar mampu menjalankan rangkaian ibadah dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai suhu antara 38 hingga 42 derajat Celsius, sehingga berisiko menyebabkan dehidrasi dan gangguan kesehatan lainnya.
Menurutnya, jemaah diimbau menjaga asupan cairan, menggunakan perlindungan diri yang tepat, serta meningkatkan daya tahan tubuh sebelum keberangkatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Hari Sapna, menjelaskan bahwa pemeriksaan kebugaran merupakan bagian dari tahapan penting dalam memastikan kesiapan fisik jemaah.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur pelayanan kesehatan bagi jemaah haji.
“Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui tingkat kebugaran jemaah melalui serangkaian tes yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, jemaah menjalani beberapa tahapan pemeriksaan, antara lain pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, pengisian formulir kesehatan, konsultasi medis, serta uji kebugaran menggunakan metode Rockport sejauh 1.600 meter.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk memetakan kondisi kesehatan jemaah sebagai dasar pembinaan lanjutan sebelum keberangkatan.
Berdasarkan rencana, jemaah calon haji Kabupaten Asahan dijadwalkan berangkat pada Selasa, 28 April 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan instansi terkait, tenaga kesehatan, serta jemaah calon haji.
Pemerintah daerah berharap seluruh jemaah dapat menjaga kondisi kesehatan sehingga mampu menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat. (AP/red)
































