PEMATANGSIANTAR – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sumatera Utara terus mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan digelar di Kota Pematangsiantar. Pembahasan teknis dilakukan melalui rapat koordinasi di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, dan dilanjutkan di rumah dinas Wali Kota Pematangsiantar, Jalan M.H. Sitorus, Sabtu (13/6/2026).
Rapat tersebut membahas kesiapan penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari teknis perlombaan, kesiapan lokasi, penerimaan kontingen dari kabupaten/kota se-Sumatera Utara, hingga pelaksanaan pelantikan DPW BKPRMI Sumut yang akan digelar bersamaan dengan FASI XIII.
Festival Anak Sholeh Indonesia merupakan ajang pembinaan generasi muda melalui berbagai kompetisi bernuansa Islami. Cabang yang diperlombakan meliputi nasyid Islami, menggambar, mewarnai, peragaan salat, ceramah agama Islam, kaligrafi, tilawah Al-Qur’an, tartil Al-Qur’an, tahfiz Juz Amma, serta lomba azan dan iqamah.
Ketua DPW BKPRMI Sumatera Utara, Syafrizal Harahap, S.H.I., mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam menyambut pelaksanaan FASI XIII.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar, khususnya Bapak Wali Kota Wesly Silalahi dan Ibu Liswati selaku Dewan Pengarah, yang memberikan dukungan penuh demi suksesnya Festival Anak Sholeh Indonesia dan pelantikan DPW BKPRMI Sumatera Utara,” ujar Syafrizal.
Ia optimistis para peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara akan mendapatkan pengalaman yang baik selama berada di Pematangsiantar.
“Kami berharap seluruh kontingen dapat menikmati suasana Kota Pematangsiantar, termasuk potensi wisata kuliner dan keramahan masyarakatnya. Semoga kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antardaerah,” katanya.
Sementara itu, Ny. Liswati Wesly Silalahi selaku Dewan Pengarah FASI XIII Sumut menyebut penunjukan Kota Pematangsiantar sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan FASI bergantung pada sinergi seluruh panitia, pemerintah daerah, dan berbagai pihak yang terlibat.
“Mari kita bekerja sama dengan penuh semangat dan tanggung jawab agar Festival Anak Sholeh Indonesia XIII dapat berlangsung sukses dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta maupun tamu yang hadir,” ujarnya.
Liswati meyakini pengalaman dan kesiapan panitia menjadi modal penting untuk menyelenggarakan kegiatan secara profesional sehingga mampu mengharumkan nama Kota Pematangsiantar sebagai tuan rumah.
FASI XIII bertujuan menggali dan mengembangkan potensi anak-anak di bidang keagamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai Islam sejak usia dini. Melalui kegiatan tersebut diharapkan lahir generasi yang berakhlak mulia, mencintai Al-Qur’an, serta memiliki prestasi di bidang keagamaan.
Selain itu, penyelenggaraan FASI XIII diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan, toleransi, dan kebersamaan di Kota Pematangsiantar yang dikenal sebagai salah satu kota dengan tingkat toleransi tinggi di Indonesia.
Panitia saat ini terus menyelesaikan berbagai persiapan, mulai dari pendaftaran peserta, penentuan lokasi perlombaan, hingga penataan sarana pendukung guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. (AP/red)



































