ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Universitas Asahan (UNA) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan berlangsung di Aula Zulfiman Siregar, Kampus Universitas Asahan, pada Jumat (10/7/2026).
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah guna mendukung pembangunan Kabupaten Asahan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Ketua Pengurus Yayasan Universitas Asahan Drs. Mapilindo, M.Pd., Rektor Universitas Asahan Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H., civitas akademika Universitas Asahan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, serta sejumlah pejabat daerah dan tamu undangan lainnya.
Ketua Pengurus Yayasan Universitas Asahan, Drs. Mapilindo, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah penting agar ilmu pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan akademik dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Penandatanganan nota kesepahaman ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama untuk memajukan Kabupaten Asahan. Yayasan mendukung penuh setiap langkah Universitas Asahan agar tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga mampu memperkuat pelaksanaan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Asahan.
Sementara itu, Rektor Universitas Asahan, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H., menegaskan bahwa kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Asahan merupakan penguatan komitmen institusi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang sesuai dengan kebutuhan daerah sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa melalui program magang yang relevan dengan kondisi di lapangan.
“Kami berharap para dosen menghasilkan penelitian yang mampu menjawab berbagai kebutuhan pembangunan daerah, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman praktis melalui program magang yang mendukung peningkatan kompetensi mereka,” katanya.
Rektor juga menjelaskan bahwa Universitas Asahan saat ini memiliki 12 program studi, 1 Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan 3 program magister. Dua program studi, yaitu Ilmu Hukum dan Teknik Informatika, telah memperoleh akreditasi Unggul, sedangkan program studi lainnya terus didorong untuk mencapai capaian serupa.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan daerah berbasis kajian ilmiah.
Menurutnya, setiap kebijakan pemerintah seharusnya disusun berdasarkan hasil penelitian dan data akademik agar tepat sasaran serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
“Kami tidak ingin membangun hanya berdasarkan asumsi. Setiap kebijakan, mulai dari perencanaan ekonomi hingga pembangunan infrastruktur, harus memiliki landasan akademis yang kuat sehingga hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Taufik.
Bupati menjelaskan bahwa implementasi kerja sama akan diarahkan pada sejumlah sektor prioritas, antara lain pengembangan ekonomi masyarakat dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rencana pembangunan Asahan Center Business District, penguatan ketahanan pangan dan sektor pertanian, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan kompetensi aparatur sipil negara melalui program pendidikan lanjutan.
“Kami ingin hasil penelitian dan ilmu pengetahuan yang dikembangkan di kampus dapat diterapkan secara nyata dalam mendukung pembangunan Kabupaten Asahan. Sinergi ini menjadi langkah bersama menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” katanya.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi wujud komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Asahan, Yayasan Universitas Asahan, dan Universitas Asahan untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.
Melalui kemitraan ini, Universitas Asahan diharapkan semakin berkembang sebagai perguruan tinggi yang unggul sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Asahan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 WIB dalam suasana tertib dan lancar. (AP/red)

































