Universitas Asahan dan Pemkab Asahan Teken MoU, Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Daerah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:40 WIB

4033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Asahan dan Pemkab Asahan menandatangani MoU untuk memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi

Universitas Asahan dan Pemkab Asahan menandatangani MoU untuk memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Universitas Asahan (UNA) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan berlangsung di Aula Zulfiman Siregar, Kampus Universitas Asahan, pada Jumat (10/7/2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah guna mendukung pembangunan Kabupaten Asahan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Ketua Pengurus Yayasan Universitas Asahan Drs. Mapilindo, M.Pd., Rektor Universitas Asahan Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H., civitas akademika Universitas Asahan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, serta sejumlah pejabat daerah dan tamu undangan lainnya.

Ketua Pengurus Yayasan Universitas Asahan, Drs. Mapilindo, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah merupakan langkah penting agar ilmu pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan akademik dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama untuk memajukan Kabupaten Asahan. Yayasan mendukung penuh setiap langkah Universitas Asahan agar tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama tersebut dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga mampu memperkuat pelaksanaan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Universitas Asahan.

Sementara itu, Rektor Universitas Asahan, Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung, S.H., M.H., menegaskan bahwa kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Asahan merupakan penguatan komitmen institusi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang sesuai dengan kebutuhan daerah sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa melalui program magang yang relevan dengan kondisi di lapangan.

“Kami berharap para dosen menghasilkan penelitian yang mampu menjawab berbagai kebutuhan pembangunan daerah, sementara mahasiswa memperoleh pengalaman praktis melalui program magang yang mendukung peningkatan kompetensi mereka,” katanya.

Rektor juga menjelaskan bahwa Universitas Asahan saat ini memiliki 12 program studi, 1 Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan 3 program magister. Dua program studi, yaitu Ilmu Hukum dan Teknik Informatika, telah memperoleh akreditasi Unggul, sedangkan program studi lainnya terus didorong untuk mencapai capaian serupa.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan daerah berbasis kajian ilmiah.

Menurutnya, setiap kebijakan pemerintah seharusnya disusun berdasarkan hasil penelitian dan data akademik agar tepat sasaran serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

“Kami tidak ingin membangun hanya berdasarkan asumsi. Setiap kebijakan, mulai dari perencanaan ekonomi hingga pembangunan infrastruktur, harus memiliki landasan akademis yang kuat sehingga hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Taufik.

Bupati menjelaskan bahwa implementasi kerja sama akan diarahkan pada sejumlah sektor prioritas, antara lain pengembangan ekonomi masyarakat dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), rencana pembangunan Asahan Center Business District, penguatan ketahanan pangan dan sektor pertanian, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan kompetensi aparatur sipil negara melalui program pendidikan lanjutan.

“Kami ingin hasil penelitian dan ilmu pengetahuan yang dikembangkan di kampus dapat diterapkan secara nyata dalam mendukung pembangunan Kabupaten Asahan. Sinergi ini menjadi langkah bersama menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” katanya.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi wujud komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Asahan, Yayasan Universitas Asahan, dan Universitas Asahan untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

Melalui kemitraan ini, Universitas Asahan diharapkan semakin berkembang sebagai perguruan tinggi yang unggul sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan Kabupaten Asahan yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 WIB dalam suasana tertib dan lancar. (AP/red)

Berita Terkait

Polres Pelabuhan Belawan Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Curas, Curat, dan Curanmor
Tinjau Tol Prosiwangi, Wapres Gibran Dorong Percepatan Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur
Temasek Singapura Jajaki Investasi di TSTH2 Humbahas, Wagub Sumut Dorong Pengembangan Pusat Bioekonomi Tropis
Bupati Simalungun Tinjau Pematang Silimahuta, Serap Aspirasi dan Beri Solusi Langsung untuk Warga
Bupati Asahan Hadiri Pisah Sambut Danlanal Tanjung Balai Asahan, Tegaskan Pentingnya Sinergi Forkopimda
Pemko Pematangsiantar Hadiri Pembukaan Rapat Sinode Kerja ke-48 Gereja Pentakosta, Dorong Sinergi Bangun Daerah
Pemkab Samosir Dukung Investasi Internasional untuk Percepat Pengembangan TSTH2 di Humbang Hasundutan
PT Socfindo Salurkan 140 Paket Sembako untuk Warga Desa Lae Butar Aceh Singkil melalui Program Jumat Berkah

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:17 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Curas, Curat, dan Curanmor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:14 WIB

Tinjau Tol Prosiwangi, Wapres Gibran Dorong Percepatan Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:44 WIB

Temasek Singapura Jajaki Investasi di TSTH2 Humbahas, Wagub Sumut Dorong Pengembangan Pusat Bioekonomi Tropis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:25 WIB

Bupati Simalungun Tinjau Pematang Silimahuta, Serap Aspirasi dan Beri Solusi Langsung untuk Warga

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:20 WIB

Bupati Asahan Hadiri Pisah Sambut Danlanal Tanjung Balai Asahan, Tegaskan Pentingnya Sinergi Forkopimda

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:40 WIB

Universitas Asahan dan Pemkab Asahan Teken MoU, Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:53 WIB

Pemkab Samosir Dukung Investasi Internasional untuk Percepat Pengembangan TSTH2 di Humbang Hasundutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:30 WIB

PT Socfindo Salurkan 140 Paket Sembako untuk Warga Desa Lae Butar Aceh Singkil melalui Program Jumat Berkah

Berita Terbaru