ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tamansiswa Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Aceh (Subaria) XXVIII Tahun 2026 di Convention Hall, Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus pemberian penghargaan Satya Karti kepada sejumlah guru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka di bidang pendidikan.
Pembukaan Rakerda ditandai dengan pemukulan Tagading secara bersama-sama oleh Wesly dan pimpinan Yayasan Tamansiswa.
Dalam sambutannya, Wesly menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Tamansiswa yang selama ini berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, khususnya di Kota Pematangsiantar.
Ia secara khusus memberikan penghormatan kepada para guru senior yang telah mengabdikan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk mendidik dan membentuk karakter generasi penerus bangsa.
“Atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar, saya menyampaikan rasa hormat dan penghargaan kepada para guru, khususnya para guru senior yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun. Dedikasi, kesabaran, dan ketulusan Bapak dan Ibu sekalian merupakan bagian penting dari perjalanan pendidikan dan pembangunan bangsa,” ujar Wesly.
Menurutnya, peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan keteladanan, kedisiplinan, karakter, dan budi pekerti kepada peserta didik.
Wesly mengatakan semangat pendidikan yang diwariskan Ki Hadjar Dewantara perlu terus dipelihara agar tetap relevan dalam menghadapi perkembangan zaman.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sejumlah guru menerima penghargaan Satya Karti sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi mereka dalam dunia pendidikan.
Wesly berharap penghargaan itu tidak sekadar menjadi simbol apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa pengabdian guru memiliki arti penting bagi masa depan bangsa.
Ia menilai penghargaan terhadap tenaga pendidik perlu berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk penguatan karakter dan kompetensi peserta didik.
Lebih lanjut, Wesly berharap Rakerda Tamansiswa Subaria XXVIII Tahun 2026 menjadi ruang evaluasi, konsolidasi, dan perumusan program kerja yang lebih baik.
Ia juga mengajak keluarga besar Tamansiswa memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan mampu menjawab tantangan masa depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa Ki Prof. Dr. Sri-Edi Swasono, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Syaiful Rizal, S.STP., unsur TNI dan Polri, pengurus Tamansiswa Subaria, para pendidik, serta undangan lainnya.
Melalui Rakerda tersebut, Tamansiswa diharapkan semakin memperkuat perannya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan mendukung pembangunan sumber daya manusia, termasuk mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.(AP/red)































