Seminar Wanita Islam Pematangsiantar, Wesly Ajak Organisasi Perempuan Perkuat Persatuan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:32 WIB

404 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima piagam penghargaan dari Pimpinan Daerah (PD) Wanita Islam Kota Pematangsiantar atas kontribusinya dalam menjaga kerukunan masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan dalam seminar bertema “Merajut Ukhuwah Islamiyah, Mempererat Silaturahmi, dan Membangun Sinergi Dakwah yang Harmonis” di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Sabtu (31/10/2026).

Wesly menghadiri kegiatan tersebut didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar, Ny Liswati Wesly Silalahi. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua PD Wanita Islam Kota Pematangsiantar, Dra Hj Rayani Purba.

Sebelum membuka seminar, Wesly menyampaikan apresiasi kepada PD Wanita Islam yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, seminar menjadi ruang untuk bertukar pikiran, menambah wawasan, mempererat silaturahmi, sekaligus memperkuat peran organisasi perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Saya memandang seminar ini merupakan kegiatan yang sangat positif, karena menjadi wadah untuk bertukar pikiran, menambah wawasan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat peran organisasi perempuan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Wesly.

Ia menilai tema seminar mengandung pesan penting mengenai persaudaraan, kebersamaan, dan keharmonisan. Dalam kehidupan masyarakat yang beragam, perbedaan perlu dihormati dan dijaga melalui komunikasi yang baik serta sikap saling menghargai.

Wesly juga menekankan peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan memiliki kontribusi penting dalam membentuk karakter keluarga, mendidik generasi penerus, menggerakkan kegiatan sosial, dan mendukung kemajuan masyarakat.

Karena itu, ia berharap Wanita Islam terus meningkatkan kontribusi melalui kegiatan pendidikan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan perempuan, serta pembinaan keluarga.

Pemko Pematangsiantar, lanjut Wesly, terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, organisasi perempuan, dan organisasi keagamaan.

“Kita ingin seluruh elemen masyarakat dapat berjalan bersama, saling mendukung, dan berpartisipasi dalam pembangunan Kota Pematangsiantar,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan semangat gotong royong. Menurutnya, kemajuan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi dan kepedulian masyarakat.

Wesly berharap seminar tersebut menghasilkan pemikiran positif dan langkah nyata yang bermanfaat bagi organisasi, keluarga, serta masyarakat luas, sehingga mendukung terwujudnya Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar, Drs H Muhammad Ali Lubis, mengingatkan pentingnya silaturahmi dalam membangun hubungan sosial. Ia menyampaikan bahwa mempererat silaturahmi merupakan salah satu cara menjaga persaudaraan dan memperluas hubungan antarmasyarakat.

“Termasuk hari ini, kita juga bersilaturahmi dengan Bapak Wesly Silalahi dan Ibu Liswati,” katanya.

Ali juga mengingatkan agar organisasi perempuan Islam tidak menjadikan satu sama lain sebagai pesaing yang saling menghambat. Menurutnya, setiap organisasi dapat berkompetisi dalam melakukan kebaikan tanpa menghalangi kegiatan organisasi lainnya.

“Sehingga jangan menjadi hambatan atau penghalang bagi yang lain. Salinglah mengejar kebaikan,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Ali turut menyinggung upaya peningkatan Indeks Kota Toleransi (IKT) Pematangsiantar. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang disampaikannya dalam seminar, Pematangsiantar berada di peringkat keempat setelah sebelumnya berada di peringkat kelima.

Ia berharap kebersamaan seluruh elemen masyarakat dapat mendukung upaya peningkatan tersebut. Ali juga mengingatkan agar perbedaan keyakinan tidak menjadi alasan untuk terpecah belah.

“Silakan pertahankan akidah masing-masing. Tapi bukan untuk berpisah satu sama lain. Selamat berseminar. Semoga hasilnya bisa diterapkan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua PD Wanita Islam Kota Pematangsiantar, Dra Hj Rayani Purba, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wesly dan Liswati. Ia mengatakan kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kegiatan organisasi.

Rayani menjelaskan, seminar digelar karena pihaknya memandang penting penguatan peran organisasi perempuan Islam dalam kehidupan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh organisasi di Pematangsiantar berpartisipasi dalam menjaga kerukunan dan mendukung upaya membangun kota yang toleran.

Menurut Rayani, perempuan memiliki tanggung jawab penting dalam meningkatkan kualitas keluarga dan pendidikan generasi penerus. Ia menekankan pentingnya peningkatan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, serta keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.

“Berilmu itu sama dengan padi, makin berisi maka semakin merunduk. Juga bagaimana wanita mendidik anak bangsa. Sebab pendidik pertama adalah ibu,” terang Rayani.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Kota Pematangsiantar Nurlela Sikumbang, mantan Wakil Wali Kota Pematangsiantar Drs Koni Ismail Siregar, perwakilan Kantor Kementerian Agama Pematangsiantar, perwakilan MUI Provinsi Sumatera Utara, jajaran pengurus MUI Kota Pematangsiantar, perwakilan Dewan Masjid Indonesia Pematangsiantar, serta sejumlah organisasi lainnya.

Hadir pula Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Pematangsiantar Rilan Syahban Pohan, SSTP, MSi, Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Uli Ilal Mahdi Nasution, SHI, serta para narasumber dan pemateri seminar.(AP/red)

Berita Terkait

Pemkab Asahan Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Buka Peluang Kerja dan Tekan Pengangguran
Tindak Lanjut Edaran Kapolri, Kapolda Sumut Akan Larang Personel Gunakan Vape
Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut 2026, Samsat Dipadati Warga
Wapres Gibran Tinjau RSUD Kondosapata, Dorong Penambahan Dokter dan Fasilitas Medis
KPK Dorong Penambahan Penyuluh Antikorupsi Tersertifikasi di Sumatera Utara
Wali Kota Wesly Silalahi Terima Kakanwil DJP Sumut II, Bahas Edukasi Pajak dan Potensi PAD
7.264 Pengendara Ditindak dan Ditegur, Polda Sumut Kedepankan Edukasi Keselamatan
Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Asahan Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Buka Peluang Kerja dan Tekan Pengangguran

Senin, 2 November 2026 - 20:25 WIB

Tindak Lanjut Edaran Kapolri, Kapolda Sumut Akan Larang Personel Gunakan Vape

Senin, 2 November 2026 - 18:33 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Sumut 2026, Samsat Dipadati Warga

Senin, 2 November 2026 - 17:29 WIB

Wapres Gibran Tinjau RSUD Kondosapata, Dorong Penambahan Dokter dan Fasilitas Medis

Senin, 2 November 2026 - 16:45 WIB

KPK Dorong Penambahan Penyuluh Antikorupsi Tersertifikasi di Sumatera Utara

Senin, 2 November 2026 - 15:51 WIB

7.264 Pengendara Ditindak dan Ditegur, Polda Sumut Kedepankan Edukasi Keselamatan

Senin, 2 November 2026 - 13:41 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam

Senin, 2 November 2026 - 10:45 WIB

Kapolda Sumut Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Bagikan Helm kepada Pengendara

Berita Terbaru