ATAPKOTA.COM, MEDAN – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Togap Simangunsong, menegaskan agar Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Khusus Rumah Sakit (RS) Haji Medan meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat. Ia menekankan, keberadaan RS milik Pemprov Sumut itu harus berperan aktif menyukseskan program berobat gratis (Probis) hanya dengan KTP sesuai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut.
Pernyataan itu disampaikan Togap ketika berkunjung ke RS Haji Medan di Jalan Rumah Sakit Haji, Percut Sei Tuan, Deliserdang, Jumat (19/9/2025).
“Layanan kesehatan masyarakat merupakan salah satu visi dan misi Gubernur yang harus kita sukseskan bersama. RS Haji Medan, sebagai rumah sakit milik Pemprov, harus menjadi garda terdepan dalam menjalankan program Probis,” tegas Togap.
Togap juga mengapresiasi kinerja RS Haji Medan yang dinilai berhasil menjaga kualitas layanan. Ia menyebut Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 90,89%, angka yang menurutnya patut dibanggakan.
“Nilai ini sangat tinggi. Kita apresiasi, namun kita juga berharap agar mutu pelayanan terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujarnya.
Direktur RS Haji Medan, dr. Sri Suriani Purnamawati, memastikan pihaknya siap mendukung penuh visi-misi Gubernur di bidang kesehatan. Ia menegaskan, program Probis dan target Universal Health Coverage (UHC) akan menjadi prioritas layanan.
“Segenap civitas hospitalia RS Haji Medan siap menyukseskan program Probis Sumut ini, Pak Sekda,” ujar Sri Suriani.
Sri menjelaskan, RS Haji Medan berdiri di atas lahan seluas 62.054 m² dengan bangunan 22.699 m². Rumah sakit ini berstatus Kelas B terakreditasi Paripurna, memiliki 327 tempat tidur, enam kamar operasi, serta 1.071 tenaga kerja yang terdiri dari pejabat struktural, tenaga medis, dan penunjang kesehatan.
Data rumah sakit menunjukkan tren positif pada kunjungan pasien hingga Agustus 2025. Rawat inap meningkat 24,12% atau setara 2.178 kunjungan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, dengan rata-rata 46 pasien keluar per hari.
Rawat jalan naik 31,43% atau 22.121 kunjungan lebih tinggi, dengan rata-rata 583 pasien per hari. Sementara itu, kunjungan IGD naik 3,92% atau 671 pasien tambahan, dengan rata-rata 73 kunjungan per hari.
Dalam kunjungan itu, Togap meninjau langsung fasilitas pelayanan kesehatan RS Haji Medan. Ia juga menyempatkan berdialog dengan sejumlah pasien untuk mendengar langsung pengalaman mereka terkait pelayanan rumah sakit. (red)


































