DPD IPK Asahan Soroti Tata Kelola Dana Desa: Jangan Jadi Ladang Masalah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 16:12 WIB

40523 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat melalui program Dana Desa (DD) menjadi sorotan publik. Dana yang mestinya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, dinilai harus dikelola secara transparan dan sesuai aturan hukum.

Sekretaris DPD IPK Kabupaten Asahan, Bayu Azhari Manurung, menegaskan bahwa persoalan kerap berawal dari lemahnya perencanaan dan administrasi. Menurutnya, banyak desa tiba-tiba menghadirkan program baru setelah APBDes ditetapkan.

“Awal dari kesalahan pengelolaan anggaran biasanya muncul dari sisi administrasi. Ketika perencanaan tidak sesuai kebutuhan riil desa, maka dampaknya seperti bencana bagi masyarakat,” ujar Bayu, Rabu (24/9/2025).

Hal senada disampaikan kader Partai Demokrat sekaligus Wakil Ketua DPD IPK Asahan, Oman Lukmanul Hakim MS, SH.

Ia menilai posisi kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sangat krusial dalam memastikan Dana Desa benar-benar digunakan sesuai ketentuan.

“Pemerintah desa wajib menjadikan Dana Desa sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan justru menghadirkan program tambal sulam yang tidak relevan. Karena pada akhirnya, masyarakat yang dirugikan,” tegas Oman.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD IPK Asahan, Muhammad Surya, menambahkan bahwa fenomena penyalahgunaan Dana Desa sudah sering terjadi di berbagai daerah, bahkan hingga menyeret perangkat desa ke ranah hukum.

“Banyak kasus pengelolaan Dana Desa yang akhirnya berujung di lembaga pemasyarakatan. Ini harus menjadi peringatan keras bagi para kepala desa agar tidak main-main dengan uang rakyat,” ujar Surya.

DPD IPK Asahan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penggunaan Dana Desa agar tepat guna.

Menurut mereka, dengan nilai anggaran yang besar, Dana Desa seharusnya mampu mengangkat taraf hidup masyarakat, membangun infrastruktur, serta meningkatkan layanan dasar, bukan malah menjadi ladang masalah baru. (ES/red)

Berita Terkait

Mendagri Serahkan Penghargaan ke Bupati Asahan di Musrenbang Sumut 2027
Air Joman Wakili Asahan di Lomba IVA Test Sumut, TP PKK Tekankan Kesiapan Maksimal
Pemkab Asahan Gelar Upah-Upah 247 Calon Jamaah Haji 2026, Ini Pesan Bupati
Rakor April 2026, Pemkab Asahan Fokus Percepatan Ekonomi dan SDM
Wabup Asahan Hadiri Walimatul Safar, 26 Calon Jemaah Haji Ditepungtawari
Wabup Asahan Pimpin Upacara HKN, Luncurkan Program GASPAK untuk ASN
Pencabutan PBPH di Sumut, Bupati Asahan Usulkan Peran BUMD dalam Pengelolaan
Wabup Asahan Hadiri Paripurna HUT Sumut ke-78, Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 21:48 WIB

Mendagri Serahkan Penghargaan ke Bupati Asahan di Musrenbang Sumut 2027

Rabu, 22 April 2026 - 21:45 WIB

Bupati Simalungun Terima Penghargaan Kemendagri di Musrenbang Sumut 2027

Rabu, 22 April 2026 - 20:10 WIB

Curas di Siantar Martoba Terungkap, Pelaku Ditangkap di Depan Suzuya Merdeka Mall

Rabu, 22 April 2026 - 20:05 WIB

Kasus Narkoba Terungkap di Batu Bara, Polisi Amankan 21 Gram Sabu dari Warga

Rabu, 22 April 2026 - 20:02 WIB

Wapres Tinjau Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Infrastruktur Hampir Rampung dan Siap Difungsikan

Rabu, 22 April 2026 - 19:25 WIB

Gibran Angkat Bicara soal JK, Sebut “Idola” dan Tegaskan Sikap Hormat di Tengah Dinamika Politik

Rabu, 22 April 2026 - 19:25 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Wapres Gibran Tinjau Program MBG di Raja Ampat

Rabu, 22 April 2026 - 19:20 WIB

Momen Hangat di Raja Ampat: Wapres Gibran Disambut Tari Gale-Gale dan Ritual Adat

Berita Terbaru