Pematangsiantar Dapat Sertifikat DBH, Gubernur Akui Masih Ada Utang Triliunan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 21:43 WIB

40256 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta serta Sertifikat Pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta serta Sertifikat Pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta serta Sertifikat Pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kedua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., pada acara Launching UHC Prioritas Program Berobat Gratis Sumut Berkah di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Senin (29/9/2025) sore.

Dalam sambutannya, Bobby yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, mengapresiasi para bupati dan wali kota karena Sumut berhasil mencapai UHC Prioritas. Ia menegaskan masyarakat tidak hanya sekadar datang ke fasilitas kesehatan, tetapi harus benar-benar dilayani hingga sembuh.

“Tidak boleh ada alasan kamar penuh. Kalau kelas tiga penuh, pasien bisa naik ke kelas dua tanpa tambahan biaya. Kalau perlu, bupati dan wali kota langsung cek ke rumah sakit,” ujar Bobby.

Bobby juga menekankan bahwa UHC bukan hanya soal administrasi kesehatan, melainkan pelayanan nyata hingga pasien benar-benar sehat.

“Jangan ada pasien lama menunggu di IGD lalu dipulangkan hanya karena kamar penuh. Semua harus dilayani dan disembuhkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, dengan capaian UHC Prioritas, masyarakat Sumut dapat berobat di seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, cukup dengan KTP Sumut. Bahkan mahasiswa Sumut yang kuliah di luar daerah juga dapat berobat di rumah sakit mitra BPJS di wilayah studi mereka.

Saat ini, angka kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Sumut sudah mencapai 100,2%, dengan tingkat keaktifan peserta sekitar 80,2%. Dengan pencapaian itu, Sumut berhasil meraih UHC Prioritas dua tahun lebih cepat dari target.

Terkait pembagian DBH, Bobby mengungkapkan Pemprov Sumut masih memiliki utang kepada kabupaten/kota sebesar Rp1,8 triliun dari total Rp3 triliun lebih. Menurutnya, pelunasan DBH bergantung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Utang DBH yang tersisa direncanakan selesai hingga akhir tahun,” katanya.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, juga memberikan apresiasi kepada Pemprov Sumut. Ia menyebut 3,4 juta warga Sumut sudah dijamin dengan sistem gotong royong antara provinsi dan kabupaten/kota.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Dr. H. Muhammad Faisal Hasrimy, memastikan program Berobat Gratis Sumut akan berlanjut secara berkesinambungan.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumut, Ricky Anthoni; Sekda Sumut, Togap Simangunsong; Staf Ahli I TP PKK Sumut, Ny. Titiek Sugiarti Surya; serta sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut.

Sementara itu, Wesly hadir bersama sejumlah pejabat, antara lain Kepala Bappeda, Dedi Idris Harahap, S.STP., M.Si.; Kepala Dinas Kesehatan, drg. Irma Suryani, M.K.M.; Direktur RSUD dr. Djasamen Saragih, dr. Aulia Sukri Sambas, M.K.M.; serta pejabat BPKPD dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Usai acara, Wesly menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumut atas penghargaan dan sertifikat DBH yang diterima Kota Pematangsiantar. Ia menegaskan Pemko Pematangsiantar akan menindaklanjuti arahan Pemprov terkait pengelolaan DBH sesuai aturan. (Ilham)

Berita Terkait

241 Jamaah Haji Asahan Berangkat ke Tanah Suci, Ini Pesan Penting Bupati
Prabowo Terima Laporan Menaker, Program Magang Nasional Capai 14 Ribu Peserta
Usai Dilantik, Karding Fokus Jaga Ketahanan Hayati dan Stabilitas Ekonomi
Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Siap Tangani Sampah dan Dorong Kesadaran Lingkungan
Jadi KSP, Dudung Buka Layanan Aduan 24 Jam dan Pangkas Birokrasi
Wamenko Pangan Hanif Faisol Fokus Jalankan Program Unggulan Presiden di Sektor Pangan
Prabowo Lantik Pejabat Baru, Ini Daftar dan Posisi Strategisnya
Prabowo Lantik Dudung, Qodari, dan Karding, Perkuat Komunikasi hingga Karantina

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:35 WIB

241 Jamaah Haji Asahan Berangkat ke Tanah Suci, Ini Pesan Penting Bupati

Senin, 27 April 2026 - 23:20 WIB

Prabowo Terima Laporan Menaker, Program Magang Nasional Capai 14 Ribu Peserta

Senin, 27 April 2026 - 21:50 WIB

Usai Dilantik, Karding Fokus Jaga Ketahanan Hayati dan Stabilitas Ekonomi

Senin, 27 April 2026 - 21:40 WIB

Jadi Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat Siap Tangani Sampah dan Dorong Kesadaran Lingkungan

Senin, 27 April 2026 - 21:40 WIB

Jadi KSP, Dudung Buka Layanan Aduan 24 Jam dan Pangkas Birokrasi

Senin, 27 April 2026 - 21:38 WIB

Prabowo Lantik Pejabat Baru, Ini Daftar dan Posisi Strategisnya

Senin, 27 April 2026 - 21:35 WIB

Prabowo Lantik Dudung, Qodari, dan Karding, Perkuat Komunikasi hingga Karantina

Senin, 27 April 2026 - 19:50 WIB

Sidak Minyakita di Pematangsiantar, Harga Sesuai HET Rp 15.700

Berita Terbaru