Mantan Eksekutif Google Prediksi 15 Tahun Kekacauan Akibat AI, Kelas Menengah Terancam Punah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 10 Agustus 2025 - 22:45 WIB

40311 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mo Gawdat, mantan eksekutif Google,  (Foto: STT-Lehtikuva/Sipa USA melalui Reuters)

Mo Gawdat, mantan eksekutif Google, (Foto: STT-Lehtikuva/Sipa USA melalui Reuters)

ATAPKOTA.COM – Mo Gawdat, mantan eksekutif Google X, mengeluarkan peringatan keras bahwa revolusi kecerdasan buatan (AI) akan memicu masa sulit selama 15 tahun ke depan. Ia memprediksi gelombang besar disrupsi ekonomi, hilangnya jutaan pekerjaan kerah putih, dan runtuhnya kelas menengah di seluruh dunia.

Dalam wawancaranya di podcast Diary of a CEO, Gawdat mengungkapkan bahwa krisis ini kemungkinan mulai terasa pada 2027.

“Jika Anda tidak berada di persentil teratas, Anda hanyalah petani. Tidak ada lagi kelas menengah,” ujarnya.

Menurutnya, sektor pekerjaan kantoran akan terdampak paling parah. Industri yang bergantung pada tenaga kerja kelas menengah berpendidikan tinggi akan terpukul (kecewa-red), memicu kesenjangan ekonomi yang ekstrem. Dampak sosialnya pun tak kalah mengkhawatirkan, mulai dari meningkatnya masalah kesehatan mental, rasa kesepian, hingga runtuhnya sistem sosial.

Gawdat memprediksi periode sulit ini akan berlangsung hingga 2040, sebelum memasuki masa yang ia sebut “utopis” , saat manusia tidak lagi terjebak pekerjaan repetitif dan bisa fokus pada pengembangan diri, komunitas, serta hubungan sosial.

Namun, ia menegaskan bahwa transisi ini hanya akan berjalan baik jika ada regulasi tepat, termasuk penerapan pendapatan dasar universal untuk menstabilkan masyarakat.

Prediksi Gawdat sejalan dengan kekhawatiran para tokoh industri lainnya. CEO Anthropic, Dario Amodei, memperingatkan bahwa setengah dari pekerjaan kantoran dapat hilang dalam beberapa tahun mendatang.

Sementara laporan Forum Ekonomi Dunia memproyeksikan 40% perusahaan akan mengurangi tenaga kerja karena otomatisasi.

“Masa depan masih bisa dibentuk,” tegas Gawdat. “Kita harus memilih sekarang bagaimana mempersiapkan masa depan itu.” (*)

Berita Terkait

Pelayanan Stroke Berstandar Dunia, RS Murni Teguh Horas Insani dan Murni Teguh Memorial Hospital Sabet Diamond Status WSO
Bobby Nasution Apresiasi Kemenangan Timnas U-19, Atmosfer Stadion Sumut Diakui Jadi Kekuatan Tambahan
Sebelum Tinggalkan Paris, Presiden Prabowo Berfoto Bersama Pengawal Prancis di Bandara Orly
Prabowo dan Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA dalam Pertemuan Bilateral di Paris
Usai Bertemu Macron dan Jalani Agenda Diplomatik, Prabowo Tinggalkan Paris Menuju Indonesia
Disambut Macron dan Brigitte, Prabowo Ikuti Santap Malam Kenegaraan di Paris
Prabowo dan Macron Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Prancis, Bahas Rafale hingga Palestina
Prabowo di Istana Élysée: Indonesia dan Prancis Harus Jadi Kekuatan Perdamaian Dunia

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:06 WIB

Yayasan DWP Sumut dan FISIPOL USU Jalin Kemitraan, Perkuat Mutu Pendidikan di Sekolah Binaan

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

PD Aneka Industri dan Jasa Sumut Tertibkan Aset Eks Bioskop Ria Binjai

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:45 WIB

Perkuat Kemitraan, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak dan Serahkan Penghargaan atas Dukungan Munas III

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:15 WIB

Forum Perpajakan DJP Sumut I Dorong Kepatuhan Sukarela Wajib Pajak dan Sosialisasikan Aturan Terbaru

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:31 WIB

Bupati dan DPRD Samosir Sepakati Dua Perda Strategis, Atur Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Pengelolaan Sampah

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:37 WIB

Pengurus IDI Pematangsiantar-Simalungun 2026-2029 Dilantik, Pemko Dorong Kolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:26 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN Angkatan XXXIII, Tekankan Integritas dan Pengabdian

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:58 WIB

Kajian BRIDA dan FISIP USU Ungkap Kemiskinan Jadi Faktor Utama Kriminalitas di Medan

Berita Terbaru