ATAPKOTA.COM – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Financial Festival 2025 bukan sekadar acara, melainkan lompatan emas literasi keuangan bagi masyarakat Sumut. Dengan gaya khasnya yang lugas, Bobby menyebut kegiatan ini mampu mencetak generasi baru pelaku usaha yang tangguh, berani, dan cerdas dalam mengelola uang.
Acara akbar ini berlangsung megah di Regale International Convention Centre, Jalan Adam Malik Medan, Rabu (20/8/2025), dan dihadiri ribuan peserta dari berbagai kalangan.
“Bayangkan, ikut seminar ini 20 menit saja sudah sebanding dengan satu semester kuliah ekonomi di kampus! Jadi jangan disia-siakan, manfaatkan ilmunya,” ujar Bobby dengan penuh semangat, disambut tepuk tangan riuh peserta.
Menurut Bobby, festival ini juga penting untuk UMKM, karena memberikan pengetahuan praktis tentang manajemen keuangan usaha. Di sisi lain, perbankan pun didorong agar lebih proaktif memberikan akses pembiayaan, sehingga pelaku usaha kecil tidak lagi tersandung pada persoalan modal.
“Kalau UMKM tumbuh, Sumut pasti melesat. Optimisme ini harus dijaga, karena dampaknya langsung ke pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Bobby memaparkan, pertumbuhan ekonomi nasional diproyeksikan mencapai 8%, sementara target Sumut berada di kisaran 6,8% hingga 7,2%. Untuk itu, investasi menjadi kunci. “Realisasi investasi kita pada triwulan kedua sudah Rp28 triliun. Target Rp53 triliun tahun ini harus kita kejar, dan di sinilah peran perbankan sangat menentukan,” tambahnya.
Tak hanya itu, acara ini juga semakin berbobot dengan kehadiran Chairul Tanjung, Founder dan Chairman CT Corp. Sosok pengusaha nasional ini berbagi pengalaman tentang pentingnya menangkap peluang di setiap situasi.
“Jangan pernah menyerah. Dalam kondisi sulit maupun senang, peluang selalu ada. Kuncinya berani bertindak, do something!” tegas Chairul.
Suasana semakin meriah ketika grup komedi populer Agak Laen tampil menghibur ribuan peserta. Acara ini juga dihadiri Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, jajaran Forkopimda Sumut, pimpinan perbankan, lembaga keuangan, serta para pelaku usaha. (*)


































