Sumut Surplus Daging dan Telur, Namun Masih Defisit Susu: Ini Penjelasan Dinas Perkebunan dan Peternakan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 14:57 WIB

40469 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tercatat mengalami surplus ketersediaan daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam. Namun, di sisi lain, Sumut masih menghadapi defisit besar pada komoditas susu segar.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut, Zakir Syarif Daulay, saat menerima kunjungan kerja Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Togap Simangunsong, di Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan, Jalan AH Nasution, Medan, Kamis (4/9/2025).

Menurut data yang dipaparkan Zakir, ketersediaan pangan hewani di Sumut menunjukkan surplus pada beberapa komoditas utama.

Untuk daging sapi, terdapat kelebihan 10.959 ton dari total kebutuhan. Daging ayam ras surplus 61.526 ton dari total kebutuhan 218.239 ton, dengan produksi mencapai 279.766 ton. Sementara itu, telur ayam juga mengalami surplus signifikan hingga 473.249 ton.

“Namun, untuk komoditas susu, Sumut masih mengalami kekurangan yang cukup besar, yakni sebesar 675,9 juta liter dari total kebutuhan 684,1 juta liter,” ungkap Zakir.

Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong menekankan pentingnya peran Dinas Perkebunan dan Peternakan dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.

Ia menyoroti komoditas daging ayam ras yang, meski surplus, tetap menjadi salah satu penyumbang inflasi di Sumut.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut hingga Agustus 2025, daging ayam ras menyumbang inflasi sebesar 0,12% (month-to-month). Meskipun kita surplus, persoalan distribusi, kestabilan harga, dan keterjangkauan bagi masyarakat masih perlu mendapat perhatian serius,” jelas Togap.

Togap meminta agar dinas terkait aktif melakukan pemantauan harga dan pasokan. Jika ditemukan potensi kelangkaan atau lonjakan harga, langkah cepat harus segera diambil dengan melibatkan berbagai stakeholder dan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Lebih lanjut, Zakir Syarif Daulay menjelaskan bahwa sektor perkebunan rakyat di Sumut mencakup luas 2,1 juta hektare dengan komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi, kakao, kelapa dalam, serta aren.

Namun, tantangan masih dihadapi, terutama terkait akses permodalan yang terbatas, rendahnya penerapan teknologi budidaya, serta fluktuasi harga pasar.

Untuk sektor peternakan, wilayah Sumut memiliki potensi beragam. Kabupaten Karo, Dairi, dan Simalungun dikenal sebagai sentra sapi perah dan kambing, sementara di wilayah pesisir banyak dikembangkan peternakan itik dan ayam kampung.

Dalam mengatasi tantangan tersebut, Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut menerapkan sejumlah strategi, antara lain penggunaan bibit unggul, penerapan praktik budidaya modern, serta hilirisasi produk melalui pengolahan lokal.

“Upaya ini sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden, khususnya swasembada pangan dan energi, serta visi-misi Sumut Berkah dalam menciptakan stabilitas ekonomi yang berdaya saing,” tegas Zakir.

Pertemuan tersebut turut dihadiri para pejabat eselon, kepala UPT melalui daring (Zoom), serta jajaran staf Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut. (And/red)

Berita Terkait

PERMAHI Jambi Apresiasi Integritas Kejati Jambi, Dorong Budaya Hukum yang Transparan
Rico Waas Dukung Milo Activ Indonesia Race 2026, Medan Dibidik Jadi Kota Sport Tourism Internasional
Liswati Wesly Silalahi Tutup Pembinaan Kader Posyandu di Nagapita
Kejati Sumsel Klaim Selamatkan Rp 1,2 Triliun dalam Kasus Dugaan Korupsi Kredit Bank Pemerintah
Benny Tumbur Panjaitan Kembali Pimpin PJS Simalungun Lewat Aklamasi di Muscab II 2026
Hardiknas 2026 di Asahan, Bupati Bacakan 5 Program Strategis Pendidikan
Sempat Melawan Pakai Gunting, Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Simalungun
Lapangan Adam Malik Tak Masuk KTR, Praktisi Hukum Nilai Kebijakan Pemko Pematangsiantar Cacat Logika Regulasi

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:54 WIB

Brimob Polda Sumut Gelar Patroli Skala Besar di Belawan, Sajam dan Miras Diamankan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:01 WIB

Kebakaran Hanguskan Warung Kelontong di Jalan Melanthon Siregar Pematangsiantar

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:00 WIB

Sulaiman Harahap Tekankan Akurasi Data pada Pelatihan Sensus Ekonomi 2026 di Medan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:50 WIB

Resmikan Gedung Pastoral, Rico Waas Ajak Generasi Muda Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:10 WIB

Sapa Warga di Medan Timur, Rico Waas Instruksikan OPD Eksekusi Aduan Masyarakat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:50 WIB

Ribuan Peserta Meriahkan Jalan Santai Dies Natalis ke-40 Universitas Asahan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:10 WIB

Dua Pengedar Ditangkap, Polisi Temukan 142 Gram Sabu dan Airsoft Gun

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:30 WIB

218 Calon Dewan Hakim Ikuti Orientasi MTQ ke-40 Sumut di Deliserdang

Berita Terbaru