Shigeru Ishiba Mundur: Jepang Hadapi Ketidakpastian Politik Baru

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 5 September 2025 - 03:19 WIB

40104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengumumkan pengunduran dirinya pada Minggu (24/8/2025)

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengumumkan pengunduran dirinya pada Minggu (24/8/2025)

ATAPKOTA.COM – Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba mengumumkan pengunduran dirinya pada Minggu (24/8/2025) setelah menjabat kurang dari setahun. Keputusan itu muncul usai dua kekalahan telak dalam pemilu parlemen yang membuat Partai Demokrat Liberal (LDP) kehilangan mayoritas koalisi di kedua majelis legislatif.

Ishiba menegaskan bahwa ia memilih mundur setelah menyelesaikan negosiasi tarif dengan Amerika Serikat. Menurutnya, kesepakatan perdagangan itu merupakan “krisis nasional” yang harus diselesaikan di bawah pemerintahannya.

Pekan lalu, Jepang dan Amerika Serikat menandatangani nota kesepahaman, diikuti perintah eksekutif Presiden AS yang mengatur investasi Jepang di Amerika. Sebagai imbalannya, Washington menurunkan sejumlah tarif. Setelah kesepakatan dicapai, Ishiba menyatakan bahwa “momen tepat untuk mundur” akhirnya tiba.

“Saya merasa persoalan ini telah mencapai tonggak penting,” ujar Ishiba dalam konferensi pers. “Saya selalu mengatakan bahwa jabatan tidak boleh dipertahankan tanpa alasan. Seorang pemimpin harus tahu kapan mengambil keputusan tepat setelah menunaikan tanggung jawabnya.”

Dengan mundur sebagai ketua partai, Ishiba juga otomatis melepaskan jabatan perdana menteri. Kini, LDP akan menentukan waktu pemilihan untuk memilih penggantinya.

Langkah ini menambah ketidakpastian politik Jepang, salah satu demokrasi paling stabil di dunia sekaligus sekutu utama AS. Selama hampir tujuh dekade, LDP hampir selalu memegang kendali pemerintahan.

Ishiba sendiri naik ke tampuk kekuasaan pada Oktober lalu dengan janji menekan kenaikan harga dan mereformasi partai setelah skandal dana politik. Namun, kekalahan di majelis rendah membuat LDP kehilangan mayoritas absolut untuk pertama kalinya dalam 15 tahun. Situasi makin memburuk ketika pemilu majelis tinggi pada Juli kembali menggerus dominasi LDP.

Awalnya, Ishiba menolak desakan untuk mundur. Akan tetapi, tekanan internal partai kian menguat. Bahkan, LDP dijadwalkan memutuskan apakah akan menggelar pemilihan khusus guna mengganti dirinya.

Ketidakstabilan ini muncul di tengah hubungan dagang yang rumit dengan Amerika Serikat serta meningkatnya ancaman keamanan dari Tiongkok.

Dalam pernyataannya, Ishiba menyesalkan kegagalannya mengembalikan kepercayaan publik pada politik, terutama terkait skandal dana politik. Ia juga memperingatkan bahwa masa depan partai terancam jika reformasi sejati tidak dilakukan.

“LDP harus bertanggung jawab dan menarik garis tegas,” tegas Ishiba. “Partai ini tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan sesaat atau kepentingan pribadi.”

Ishiba kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat Jepang. Ia berjanji akan memanfaatkan sisa masa jabatannya untuk fokus pada isu penting yang masih bisa ia tangani.

“Kepada rakyat Jepang, saya dengan tulus meminta maaf karena harus mengundurkan diri dengan cara seperti ini. Saya benar-benar menyesal,” ucapnya.

Editor : Redaksi atapkota

Berita Terkait

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Hadiri Rakerda DPD PAN, Dorong Sinergi Politik dan Pembangunan Daerah
Pelayanan Stroke Berstandar Dunia, RS Murni Teguh Horas Insani dan Murni Teguh Memorial Hospital Sabet Diamond Status WSO
Pemko Pematangsiantar Terima Kunker Bapemperda DPRD Sumut Bahas Ranperda UMKM
BARA-JP PSI Lampung Siap Kawal Rencana Kunjungan Joko Widodo
PT SHK Absen dalam RDP DPRD Pematangsiantar, Komisi I Jadwalkan Pemanggilan Ulang
Bobby Nasution Apresiasi Kemenangan Timnas U-19, Atmosfer Stadion Sumut Diakui Jadi Kekuatan Tambahan
Sebelum Tinggalkan Paris, Presiden Prabowo Berfoto Bersama Pengawal Prancis di Bandara Orly
Prabowo dan Macron Bahas Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA dalam Pertemuan Bilateral di Paris

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Sabu 13,25 Gram Disimpan dalam Kaus Kaki, Pria di Dairi Diamankan Polisi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Raih Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Dua Pelajar Asal Toba Kembali dari Paskibraka Nasional, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Ikut Lomba Nasi Goreng, Semarak Kemerdekaan Pemko Medan Makin Meriah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Ketua LSM CAPA Aceh Tantang Konsultan Pengawas Buktikan Spesifikasi Rehabilitasi SDN Dring Tujoh Nagan Raya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Dinas Kominfo Medan Raih Juara II Lomba Pidato POV Wali Kota di HUT ke-81 RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Lima Ruko di Jalan Bandung Pematangsiantar Terbakar, Api Padam Setelah Lebih dari 4 Jam

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Bawa Sabu 1,93 Gram, Pria 22 Tahun Diamankan Polsek Gunung Malela

Berita Terbaru