KH. Akhmad Khambali: Reformasi Polri Bukan Solusi, Fokus pada Pengawasan dan Etika

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 15 September 2025 - 19:26 WIB

40265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Gema Santri Nusa, KH. Akhmad Khambali, S.E., M.M.,

Ketua Umum Gema Santri Nusa, KH. Akhmad Khambali, S.E., M.M.,

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Wacana reformasi institusi Polri kembali mencuat. Namun, Ketua Umum Gema Santri Nusa, KH. Akhmad Khambali, S.E., M.M., menilai gagasan itu harus dipikirkan matang agar tidak salah langkah. Ia menekankan perlunya membedakan evaluasi terhadap individu dan institusi.

“Bila kebencian muncul akibat kesalahan oknum, jangan salahkan institusinya. Pemikiran seperti ini yang perlu direformasi,” kata KH. Khambali kepada media di Medan, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, sistem presidensial menempatkan Presiden sebagai pemimpin sipil tertinggi. Karena itu, Polri berada langsung di bawah Presiden justru menjamin efektivitas dan netralitas. Ia menegaskan, memindahkan Polri ke kementerian justru membuka ruang intervensi politik yang lebih besar.

“Yang kita butuhkan bukan perubahan posisi kelembagaan, melainkan penguatan fungsi dan pengawasan. Divisi Propam bisa diperkuat, Kompolnas bisa dimaksimalkan, sistem rekrutmen dibenahi, dan pelatihan aparat diarahkan pada etika serta pelayanan publik cepat. Semua itu bisa dilakukan tanpa merombak struktur,” jelas Kyai Khambali, tokoh reformasi 1998 sekaligus pengasuh Ponpes Wirausaha Ahlul Kirom.

Ia melihat adanya tarik-menarik antara dua kiblat. Publik ingin Polri segera berubah, sementara Polri dinilai sudah mencatat banyak prestasi menjaga stabilitas keamanan.

Sejak reformasi 1998, usulan perubahan struktural Polri kerap mencuat. Kritik publik biasanya muncul karena kasus represifitas, dugaan pelanggaran HAM, atau perilaku oknum yang koruptif. Namun, Kyai Khambali mempertanyakan apakah reformasi struktural benar-benar solusi, atau sekadar retorika politik elit.

“Rasanya kurang elok jika kita subjektif menilai. Prestasi dan keberhasilan Polri tidak boleh hilang hanya karena satu kesalahan,” tegas Kyai Khambali yang juga Ketua Forum Kyai Tahlil.

Ia juga menilai aparat kepolisian sering dijadikan tameng kegagalan komunikasi politik antara DPR dan rakyat. Sementara, pejabat publik yang seharusnya bertanggung jawab justru kerap menghilang.

Meski begitu, Kyai Khambali tidak menutup mata terhadap kebutuhan perbaikan. Ia mendorong agar nilai-nilai HAM masuk ke kurikulum kepolisian serta penguatan fungsi pengawasan.

“Ingat, reformasi Polri bukan solusi. Yang perlu diperkuat adalah fungsi, etika, dan pelayanan publik,” pungkas Kyai Khambali, inisiator InsanPreneur sekaligus pengasuh Majlis Sholawat Ahlul Kirom. (An/red)

Berita Terkait

Wagub Sumut Surya Semangati Anak-anak Asrama Dinsos di Gunungsitoli, Ajak Raih Cita-cita Meski Penuh Keterbatasan
Presiden Prabowo Jadikan Sidang Kabinet Paripurna Momentum Evaluasi Kinerja Menuju Tahun Kedua Pemerintahan
Kapolda Sumut Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Anggota Polisi yang Terlibat Narkoba
Polda Sumut Tangkap 4.628 Tersangka Narkoba, Barang Bukti Capai 5,3 Ton dalam Enam Bulan
Terima Taruna Akmil dan AAL, Wagub Sumut Surya Tekankan Integritas, Kejujuran, dan Hidup Sederhana
Ribuan Warga Nias Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Bobby Nasution di Gunungsitoli
Kapolres Pelabuhan Belawan Pimpin Patroli KRYD Skala Besar, Antisipasi Kejahatan 3C dan Tawuran
Kasus Dugaan Persetubuhan terhadap Anak di Batu Bara, Polisi Amankan Seorang Pria untuk Diperiksa

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:39 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Asahan Hadiri Gerakan Indonesia ASRI Langit Biru HUT ke-25 Partai Demokrat

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:05 WIB

Empat Keluarga Korban Kebakaran di Aceh Singkil Terima Bantuan CSR dari PT Socfindo Kebun Lae Butar

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:24 WIB

Pelayanan Stroke Berstandar Dunia, RS Murni Teguh Horas Insani dan Murni Teguh Memorial Hospital Sabet Diamond Status WSO

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wali Kota Pematangsiantar Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:20 WIB

Wali Kota Wesly Silalahi Beri Penghargaan 5 OPD Terbaik, Inspektorat Raih Nilai AKIP Tertinggi

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:56 WIB

Polisi dan PGN Selidiki Sumber Kebocoran, Labfor Ungkap Penyebab Ledakan di Grand Polonia Medan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:43 WIB

Anggaran 27,85 Miliar Digelontorkan, Peningkatan Jalan Gonting–Janji Sepanjang 5 Km di Samosir Dimulai

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:50 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Pemko Pematangsiantar Bahas Upacara, Paskibraka hingga Perlombaan Rakyat

Berita Terbaru