Pupuk Mahal, Warga Curhat ke Bobby Nasution

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 10:18 WIB

40385 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, TOBA – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berdialog langsung dengan masyarakat Kecamatan Habinsaran, Borbor, dan Nassau, Kabupaten Toba, Kamis (25/9/2025) malam. Dialog ini berlangsung di Kelurahan Parsoburan, di sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Toba.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan, terutama soal sektor pertanian.

Harga pupuk dan alat pertanian yang semakin mahal serta rendahnya harga jual hasil pertanian menjadi persoalan utama yang dirasakan masyarakat.

Menurut keterangan warga, harga pupuk jenis Phonska dan Urea mencapai sekitar Rp270.000 per karung. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk dua jenis pupuk tersebut hanya Rp230.000 per karung.

Menanggapi hal ini, Bobby Nasution berjanji mempertemukan petani, penyedia pupuk, dan pihak pengangkut agar dapat dicapai harga yang lebih adil.

“Akses ke sini yang membuat harga lebih mahal. Kalau dipaksa penyedia atau pengangkut menurunkan harga, mereka bisa rugi. Jadi, mari kita pertemukan agar dapat harga yang pas,” jelas Bobby.

Selain pupuk, warga juga mengeluhkan rendahnya harga produk pertanian di wilayah mereka dibanding daerah lain. Bobby menilai, buruknya kondisi jalan menjadi salah satu faktor utama.

“Waktu tempuh yang seharusnya satu jam bisa jadi lebih dari dua jam. Itu jelas memengaruhi biaya distribusi. Jalan ini akan kita kerjakan tahun ini dan tahun depan,” tegas Gubernur Sumut.

Masyarakat Habinsaran turut mengungkapkan masalah kurangnya tenaga pengajar serta sulitnya akses menuju SMAN 2 Habinsaran.

Hal ini membuat sebagian warga lebih memilih menyekolahkan anaknya ke SMAN 1 Habinsaran atau ke Balige.

Bobby menjelaskan bahwa akses menuju sekolah tersebut berstatus jalan kabupaten dan akan menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten.

“Untuk jalan, Pak Bupati akan buat perencanaan agar bisa dibaguskan tahun depan. Soal guru, akan kita lihat kebutuhan sebenarnya, yang pasti dua sekolah ini harus sama-sama diminati masyarakat,” tambahnya.

Salah seorang warga, Pandapotan Pardosi, berharap pemerintah segera merealisasikan janji pembangunan jalan dan penurunan harga pupuk.

“Kalau jalan tahun depan dikerjakan tidak apa-apa, yang penting jadi. Tapi pupuk dan harga hasil pertanian tolong cepat diatasi, karena hampir semua warga di sini petani,” katanya.

Pertemuan ini turut dihadiri Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Ketua PKK Toba Astita boru Simanjuntak, unsur Forkopimda, Kadis PUPR Sumut Hendra Dermawan Siregar, Kadis Koperasi dan UKM Sumut Naslindo Sirait, serta sejumlah OPD terkait lainnya. (Berlin)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru