Ekonom USU Apresiasi Langkah Bobby Nasution Jaga Harga Pangan Daerah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 18:57 WIB

40155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonom Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo.

Ekonom Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo.

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Program Jaminan Stabilisasi Harga Komoditas Pangan (Jaskop) yang digagas Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dinilai mampu menjaga stabilitas harga komoditas pangan di daerah. Salah satu langkah konkret dalam program tersebut ialah pembangunan solar dryer dome (SDD) untuk mengatasi fluktuasi harga cabai merah.

Pada tahap awal, Bobby Nasution akan membangun 10 unit SDD di dua kabupaten penghasil cabai merah utama di Sumatera Utara. Fasilitas itu akan dikelola oleh kelompok tani penerima hibah dan mampu menampung hingga dua ton cabai merah setiap unitnya.

Ekonom Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Wahyu Ario Pratomo, menilai kebijakan tersebut sangat bermanfaat, terutama dalam mencegah anjloknya harga saat panen raya.

“Program ini bagus untuk menstabilkan harga cabai merah. Selama ini, ketika pasokan melimpah harga langsung turun drastis dan merugikan petani. Dengan adanya SDD, hasil panen bisa ditampung dan diolah sehingga harga tetap terjaga,” ujar Wahyu di Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU, Medan, Jumat (17/10/2025).

Menurut Wahyu, keberadaan SDD juga dapat memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menampung hasil panen petani agar harga tidak jatuh terlalu rendah. Namun, ia menilai perlu tambahan cold storage sebagai pelengkap agar rantai pasok tetap stabil sepanjang tahun.

“Sebenarnya dua-duanya saling melengkapi. SDD berfungsi saat pasokan melimpah, dan cold storage dibutuhkan ketika pasokan menurun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyu menilai pertumbuhan ekonomi Sumut masih cukup baik meski terjadi sedikit perlambatan. Ia menegaskan bahwa potensi ekonomi daerah ini sangat besar dan dapat tumbuh lebih cepat bila program pemerintah berjalan efektif.

Selain Jaskop, Wahyu juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih yang berpotensi memperkuat rantai pasok pangan di Sumatera Utara.

“Kalau program ini berjalan, harga bisa stabil, tenaga kerja terserap, dan dampak ekonominya semakin luas di masyarakat,” kata Wahyu menutup pernyataannya. (RAP)

Berita Terkait

Kasus Pembakaran Rumah di Belawan Terungkap, Satu Pelaku Diamankan Polisi
Warga Buntu Pane Demo Jalan Rusak, Bupati Asahan Temui Massa
Pemko Pematangsiantar Teken Kerja Sama dengan 22 LKS dan LKSA, Fokus Tingkatkan Layanan Anak
Polisi Gerebek Kos di Sidikalang, Residivis dan Seorang Wanita Diamankan
Polisi Amankan Dua Pria Saat Penggerebekan Lokasi Narkoba di Langkat
Polisi Tangkap Dua Terduga Curanmor di Bandar Huluan, Kerugian Korban Rp 20 Juta
Di KTT ASEAN Cebu, Prabowo Serukan Penguatan Jaringan Energi dan Ketahanan Pangan Kawasan
Dari Cebu, Prabowo Serukan Langkah Nyata Wujudkan Visi BIMP-EAGA 2035

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:40 WIB

Kasus Pembakaran Rumah di Belawan Terungkap, Satu Pelaku Diamankan Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:35 WIB

Warga Buntu Pane Demo Jalan Rusak, Bupati Asahan Temui Massa

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pemko Pematangsiantar Teken Kerja Sama dengan 22 LKS dan LKSA, Fokus Tingkatkan Layanan Anak

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:00 WIB

Polisi Gerebek Kos di Sidikalang, Residivis dan Seorang Wanita Diamankan

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:00 WIB

Polisi Tangkap Dua Terduga Curanmor di Bandar Huluan, Kerugian Korban Rp 20 Juta

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:51 WIB

Di KTT ASEAN Cebu, Prabowo Serukan Penguatan Jaringan Energi dan Ketahanan Pangan Kawasan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:47 WIB

Dari Cebu, Prabowo Serukan Langkah Nyata Wujudkan Visi BIMP-EAGA 2035

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:43 WIB

Prabowo Tiba di Cebu untuk KTT ASEAN, Kehadiran Maung Buatan Indonesia Tuai Apresiasi Diaspora

Berita Terbaru