ATAPKOTA.COM, BATAM — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KAMTIBMAS Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Meidison Simamora (Purba), memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Kepri dan Polresta Barelang atas langkah humanis dan profesional dalam mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Koalisi Rakyat Batam (KRB) di dua kawasan industri besar, PT ASL Marine Shipyard dan PT Caterpillar Indonesia, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, pada Rabu (22/10/2025).
Aksi yang diikuti sekitar 120 orang massa buruh itu menyuarakan tiga tuntutan utama: penghapusan sistem outsourcing, penegakan aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta pembentukan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Batam.
Untuk memastikan keamanan, Kabag Ops Polresta Barelang AKP Yudi Kurniadi, S.H., memimpin langsung apel pengamanan sejak pukul 08.00 WIB. Sejumlah personel kepolisian disiagakan di titik-titik strategis guna menjaga arus lalu lintas dan mencegah potensi gangguan selama aksi berlangsung.
Sekitar pukul 10.45 WIB, aparat kepolisian memfasilitasi mediasi antara perwakilan massa dan manajemen PT ASL Shipyard Indonesia.
Setelah mediasi berlangsung damai, massa kemudian melanjutkan aksi ke PT Caterpillar Indonesia. Pada pukul 15.20 WIB, pihak perusahaan menerima perwakilan buruh dan melakukan penandatanganan surat pernyataan bersama sebagai tindak lanjut atas tuntutan yang diajukan.
Kegiatan aksi berakhir sekitar pukul 16.42 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif, tanpa insiden berarti.
Ketua DPD KAMTIBMAS Indonesia Kepri, Meidison Simamora (Purba), mengapresiasi langkah Polri yang dinilainya berhasil menjaga stabilitas keamanan dengan pendekatan yang humanis.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Polri, khususnya Polda Kepri dan Polresta Barelang, yang telah mengawal jalannya aksi dengan sangat humanis. Pengamanan tanpa kekerasan dan dengan pendekatan persuasif menjadi contoh nyata implementasi Polri Presisi di lapangan,” ujar Meidison, Kamis (23/10/2025).
Ia menambahkan, sinergi antara aparat keamanan, serikat buruh, dan pihak perusahaan harus terus diperkuat agar penyampaian pendapat di muka umum tetap berjalan damai dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kehadiran Polri yang humanis bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga kepercayaan publik. Inilah wujud nyata bahwa Polri hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, jajaran Polresta Barelang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi) demi menciptakan suasana aman, damai, dan produktif di Kota Batam. (Agus/red)

































