Santri Jadi Penggerak Peradaban, Bupati Asahan: Saatnya Pesantren Berdaya dan Mandiri

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 06:59 WIB

40233 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara peringatan dipimpin oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. di Alun-alun Rambate Rata Raya Kisaran.

Upacara peringatan dipimpin oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. di Alun-alun Rambate Rata Raya Kisaran.

ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Asahan menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran santri sebagai penjaga nilai keagamaan sekaligus motor kemajuan bangsa. Dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,” peringatan ini mengajak para santri untuk berkontribusi tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga dalam ilmu pengetahuan, ekonomi, dan kemanusiaan.

Upacara berlangsung di Alun-alun Rambate Rata Raya Kisaran, dipimpin langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. Dalam amanatnya, ia membacakan pesan Menteri Agama Republik Indonesia yang menekankan tanggung jawab besar kaum santri dalam menjaga kedaulatan bangsa dan membangun peradaban global.

“Santri bukan hanya penjaga moral bangsa, tetapi juga pembawa pencerahan dan inovasi. Mereka harus percaya diri, menguasai ilmu, dan membawa nilai Islam rahmatan lil alamin di tengah dinamika dunia,” ujar Bupati Taufik Zainal Abidin.

Ia juga menyoroti keseriusan pemerintah dalam memperkuat peran pesantren melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang mengatur pembentukan Dana Abadi Pesantren. Menurutnya, kebijakan ini menjadi bukti nyata keberpihakan negara terhadap lembaga pendidikan keagamaan yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa.

Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Asahan terus memperkuat kolaborasi dengan pesantren dalam menciptakan kemandirian ekonomi dan pembentukan karakter generasi muda. “Pesantren bukan hanya pusat dakwah, tetapi juga ruang lahirnya wirausaha santri yang mandiri dan berdaya saing,” tegasnya.

Meskipun hujan mengguyur lokasi, ribuan santri tetap mengikuti upacara dengan khidmat sambil mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu perjuangan. Antusiasme itu mencerminkan semangat keikhlasan dan ketangguhan khas dunia pesantren.

Bupati menutup amanatnya dengan menegaskan bahwa dedikasi santri sejalan dengan visi “Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.” Ia menilai sinergi antara pemerintah dan pesantren merupakan fondasi penting untuk membangun masyarakat yang berilmu, beriman, serta berdaya saing menuju peradaban yang berkeadaban. (Do/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru