Lapak Judi Togel di Pematangsiantar Kian Marak, Polisi Dinilai Tutup Mata

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 21:11 WIB

40395 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Aktivitas perjudian jenis togel di Kota Pematangsiantar semakin meresahkan warga. Lapak togel yang beroperasi di Jalan Terkukur, Kecamatan Siantar Barat, dan Jalan Merpati Ujung, Kecamatan Siantar Sitalasari, disebut sudah lama berjalan tanpa tersentuh aparat penegak hukum.

Warga menilai kondisi ini mencoreng citra hukum di kota yang dikenal religius dan berbudaya itu. Mereka mempertanyakan mengapa praktik ilegal tersebut dibiarkan, seolah pelaku memiliki perlindungan dari pihak tertentu.

Isu maraknya judi togel ini bahkan ramai dibahas di media sosial. Salah satu akun Facebook menulis sindiran pedas terhadap aparat penegak hukum.
“Lancar kali tebak angka di Terkukur dan Merpati ya kawan-kawan,” tulis akun tersebut.

Unggahan serupa datang dari akun Awalluddin Tobing, warga sekitar yang kecewa atas lemahnya penegakan hukum.
“Di mana APH? Judi tebak angka marak di Siantar, tak tersentuh hukum. Ganti toke pun tetap jalan, kuat kali backup-nya,” tulisnya.

Saat ditemui di warungnya pada Sabtu (25/10) sore, Awalluddin mengaku prihatin. Ia menyebut aktivitas judi itu membuat lingkungan tidak nyaman.
“Beginilah kampung kami, Bang,” ujarnya sedih.

Ia bahkan menyaksikan anak sekolah ikut membeli tebakan angka di lokasi perjudian.
“Beberapa kali saya lihat anak-anak sekolah datang ke sana,” ungkapnya.

Awalluddin berharap Polres Pematangsiantar segera menindak tegas pelaku perjudian tersebut. Ia menilai tindakan cepat sangat penting agar generasi muda tidak terjerumus.

Menanggapi laporan masyarakat, Ketua DPP LSM Karya, Marjo, menyatakan dukungannya kepada aparat penegak hukum. Ia berjanji segera melayangkan surat resmi kepada Kapolres Pematangsiantar dan Danpom.
“LSM Karya mendukung Polisi dan Tentara turun menutup lapak togel di Jalan Terkukur dan Jalan Merpati,” tegasnya, Minggu (26/10).

Menurut Marjo, pemberantasan judi itu mendesak karena lokasinya berdekatan dengan area militer Rindam, sehingga aktivitas ilegal semacam ini tak pantas dibiarkan.
“Selasa nanti kami kirim surat resmi,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandi Riz Akbar belum merespons konfirmasi yang dikirim melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diterbitkan. (Larsen/red)

Berita Terkait

Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara
Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan
Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi
Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI
Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp 125 Miliar
Rugikan Negara Rp 2,57 Miliar, Tersangka JT Diserahkan ke Kejari Medan
Dari ATR ke Boeing, Wapres Dorong Upgrade Bandara Nabire demi Konektivitas Papua Tengah
Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:42 WIB

Dugaan Pungutan di SDN 091608 Sinaksak, Kepala Sekolah Buka Suara

Senin, 20 April 2026 - 18:55 WIB

Pesan Menyentuh Wakil Wali Kota untuk Jamaah Haji Pematangsiantar: Tinggalkan Kesombongan

Senin, 20 April 2026 - 18:42 WIB

Tinjau Pelabuhan Nabire, Wapres Gibran Soroti Keterbatasan Dermaga dan Dorong Perencanaan Terintegrasi

Senin, 20 April 2026 - 18:04 WIB

Jembatan Gang Damai Ambruk, Pemko Medan Ajukan Pinjam Pakai Lahan ke PT KAI

Senin, 20 April 2026 - 17:23 WIB

Gebyar Pajak Sumut Dongkrak PKB 30 Persen, Penerimaan Tembus Rp 125 Miliar

Senin, 20 April 2026 - 16:00 WIB

Dari ATR ke Boeing, Wapres Dorong Upgrade Bandara Nabire demi Konektivitas Papua Tengah

Senin, 20 April 2026 - 15:52 WIB

Kasus Pajak Rp 2,5 Miliar, DJP Sumut I Serahkan Tersangka ke Kejaksaan

Senin, 20 April 2026 - 15:30 WIB

Pemprov Sumut Sebut Kericuhan Usai Pelantikan KA KAMMI Murni Urusan Internal, Pengamat Minta Evaluasi Penggunaan Aula Gubernur

Berita Terbaru