SDN Pucoek Alue Dua Kembali Banjir, Warga Pertanyakan Respons Dinas Pendidikan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 16 November 2025 - 23:37 WIB

40185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir di  SD Pucoek Alue Dua , air tergenang setinggi mata kaki.

Kondisi banjir di SD Pucoek Alue Dua , air tergenang setinggi mata kaki.

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Hujan deras kembali menggenangi SD Negeri Pucoek Alue Dua, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, pada Sabtu, (15/11/2025). Akibatnya, aktivitas belajar-mengajar terhenti karena halaman sekolah dan beberapa ruang kelas terendam air. Kondisi ini, yang terus berulang setiap musim hujan, membuat warga semakin resah.

Karena situasi makin menghambat pendidikan, warga dan para wali murid mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Pendidikan agar segera bertindak. Mereka menilai posisi sekolah yang lebih rendah daripada badan jalan negara menjadi penyebab utama banjir. Selain itu, air hujan tidak memiliki jalur pembuangan yang memadai sehingga langsung menggenangi area sekolah.

Salah satu wali murid, Isa, menyampaikan keresahannya. Ia menegaskan bahwa para orang tua sudah sangat sering menghadapi persoalan yang sama. “Kami memohon Dinas Pendidikan Aceh Timur segera melakukan penimbunan atau peninggian kawasan sekolah. Setiap musim hujan, anak-anak tidak bisa belajar dan sekolah tutup. Kejadian ini terus berulang,” ujarnya.

Selain itu, pemerhati pendidikan lokal, Hasbi, juga meminta pemerintah segera turun tangan. Ia menilai posisi sekolah yang berada tepat di pinggir jalan negara seharusnya mendapat perhatian serius. “Kami minta Dinas Pendidikan tidak menutup mata. Sekolah ini paling rendah dan rawan banjir. Ini menyangkut masa depan anak-anak,” tegasnya.

Di sisi lain, tokoh masyarakat, Tgk Din—yang akrab disapa Pang Lima—membenarkan bahwa persoalan banjir sudah berlangsung setiap tahun. Ia menjelaskan bahwa penyumbatan gorong-gorong dan kapasitas saluran air yang semakin kecil akibat pembangunan rumah warga turut memperburuk keadaan. “Setiap hujan musiman, kawasan ini tergenang. Anak-anak menjadi korban dan kesulitan belajar. Pemerintah harus memberi perhatian serius,” katanya.

Karena kondisi terus berulang, warga berharap Dinas Pendidikan Aceh Timur segera turun ke lokasi. Mereka meminta pemerintah melakukan survei, menemukan solusi teknis, dan memastikan proses belajar-mengajar tidak kembali terganggu saat musim hujan datang. (HAS/red)

Berita Terkait

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia
Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas
Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5
Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026
Polisi Bongkar Gelanggang Diduga untuk Sabung Ayam di Simalungun, Pemilik Rumah Tak Ada
MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional
RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:14 WIB

RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bobby Nasution Temui Kejati Sumut, Evaluasi Pembangunan 2026 dan Bahas Rencana 2027

Berita Terbaru