ATAPKOTA.COM, TAPSEL — Upaya menjaga keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di wilayah terdampak bencana terus dilakukan oleh jajaran Brimob Polda Sumatera Utara. Sejak 28 November 2025, personel Brimob Batalyon C melaksanakan tugas kemanusiaan dengan mengantar dan menjemput pelajar dari Desa Groga, Aek Godang, dan Aek Ngadol menuju sekolah mereka di wilayah Batang Toru setiap pagi menggunakan kendaraan taktis Brimob.
Di tengah kondisi jalan yang rusak berat akibat banjir bandang dan longsor—dipenuhi lumpur, bebatuan, serta material tanah—kehadiran Brimob menjadi satu-satunya sarana transportasi yang aman bagi para pelajar. Setiap pagi, anak-anak tampak menunggu di pinggir jalan dengan harapan armada Brimob datang menjemput agar mereka tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di tenda kelas darurat yang telah disiapkan.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., menyampaikan bahwa dukungan terhadap pendidikan masyarakat merupakan bagian penting dari misi kemanusiaan Brimob di wilayah terdampak bencana.
“Sejak terjadinya banjir bandang dan longsor, kami menugaskan personel Brimob secara khusus untuk membantu antar-jemput anak-anak sekolah setiap hari. Ini bukan sekadar soal transportasi, tetapi memastikan masa depan anak-anak tetap berjalan meskipun mereka sedang dilanda musibah. Kami ingin mereka tetap aman, tetap bersekolah, dan tetap bersemangat,” ujarnya, pada Jumat, 12 Desember 2025.
Selain mendukung kegiatan pendidikan, Brimob Polda Sumut juga melaksanakan patroli malam di sekitar posko pengungsian guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Seluruh kegiatan kemanusiaan tersebut berjalan beriringan dengan operasi penanganan bencana yang terus dilakukan hingga kondisi dinyatakan pulih sepenuhnya.
Dansat Brimob menegaskan bahwa kehadiran Brimob Polda Sumut di lokasi bencana akan terus berlanjut selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.
“Kami hadir untuk membantu dan melindungi masyarakat. Brimob akan terus memastikan warga terdampak bencana mendapatkan dukungan terbaik. Di saat-saat sulit seperti ini, Brimob ingin menjadi sahabat masyarakat,” ungkapnya.
Di tengah keterbatasan pascabencana, semangat belajar anak-anak Batang Toru tetap menyala berkat kepedulian dan kehadiran Brimob Polda Sumatera Utara. Hal ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat mampu menjaga harapan dan masa depan generasi muda, meskipun berada dalam situasi sulit. (AK1)

































