Pemko Pematangsiantar Gelar Rakor TKPK Bahas RPKD Penanggulangan Kemiskinan 2025–2029

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

40169 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si., membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Pematangsiantar. Rakor tersebut dirangkai dengan Konsultasi Publik Rancangan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Tahun 2025–2029 serta pemetaan program, kegiatan, dan subkegiatan RPKD Tahun 2025–2029.

Kegiatan berlangsung di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Rabu, 17 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Wesly Silalahi melalui Sekda Junaedi menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir angka kemiskinan memang mengalami penurunan, namun lajunya semakin melambat. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya tingkat kerentanan masyarakat, terutama kelompok dengan tingkat konsumsi di sekitar Garis Kemiskinan (GK).

Ia menjelaskan, jumlah penduduk yang berada di sekitar GK masih sangat besar, sementara ketimpangan pendapatan sulit ditekan. Selain itu, pertumbuhan pendapatan kelompok 40 persen penduduk terbawah cenderung rendah.

“Untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan penguatan kebijakan dan kelembagaan koordinasi, penajaman intervensi program dan anggaran, serta sinergi lintas pemerintahan, baik dengan pemerintah pusat dan provinsi maupun internal pemerintah kota hingga kecamatan dan kelurahan,” jelas Junaedi.

Junaedi menegaskan bahwa rencana belanja daerah dalam waktu dekat akan dievaluasi oleh Gubernur Sumatera Utara dan selanjutnya dituangkan dalam dokumen penganggaran tahun berikutnya.

Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk kembali mengidentifikasi program, kegiatan, dan subkegiatan yang telah disusun agar benar-benar sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta tepat sasaran.

“Kami mohon agar seluruh uraian belanja yang telah direncanakan dievaluasi kembali, apakah sudah sesuai dengan target dan sasaran penanggulangan kemiskinan yang kita harapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Junaedi meminta Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) agar menyusun anggaran berbasis data yang terintegrasi dengan kecamatan, kelurahan, serta Dinas Pendidikan yang memiliki Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat dalam kategori kemiskinan ekstrem dapat terakomodasi secara tepat.

Ia juga menekankan agar Dinas Ketenagakerjaan mengarahkan program pada uji kompetensi, bukan sekadar pelatihan.

“Pelatihan tanpa penyelesaian akar masalah tidak efektif. Lebih baik pesertanya sedikit, tetapi durasi dan kualitasnya ditingkatkan sehingga keterampilan yang diperoleh benar-benar sesuai kebutuhan dan berdampak pada pengurangan kemiskinan serta pengangguran,” katanya.

Selain itu, Junaedi menegaskan agar Dinas Kesehatan menjadikan masyarakat dalam kategori kemiskinan ekstrem sebagai prioritas utama dalam program layanan kesehatan.

“Penanggulangan kemiskinan ekstrem harus dilakukan secara bersama-sama. Semua perangkat daerah harus terlibat agar intervensi pemerintah benar-benar efektif. Bahkan, bantuan hibah rumah ibadah dapat dialokasikan sebagian untuk membantu saudara-saudara kita yang berada di garis kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar Sofie M. Saragih, S.STP., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakor TKPK bertujuan membahas rancangan RPKD Tahun 2025–2029 guna memperoleh masukan untuk penyempurnaan dokumen perencanaan.

Selain itu, rakor juga memetakan rencana program, kegiatan, dan subkegiatan percepatan penanggulangan kemiskinan agar lebih fokus, terukur, dan bersinergi dengan kondisi Kota Pematangsiantar.

“Peserta rakor terdiri atas unsur TKPK, staf ahli, para asisten, seluruh kepala organisasi perangkat daerah, PKK, Badan Pusat Statistik, camat, lurah, kepala puskesmas, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK),” jelasnya.

Rakor menghadirkan narasumber Edi Safrijal, S.Sos., M.I.Kom., selaku Spesialis Koordinasi, Perencanaan, dan Penganggaran Penanggulangan Kemiskinan Daerah. (IL/red)

Berita Terkait

Penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Lokasi di Sumut
Stadion Sangnawaluh Belum Tuntas, Proyek 7,399 Miliar untuk Pembangunan Lapangan Dikerjakan
Polisi Gerebek Warung di Dolok Silau, 24 Paket Diduga Sabu Disita
Wakil Bupati Asahan Buka Festival Kuliner 2026, UMKM Didorong Perluas Pasar
Bobby Nasution Siapkan Dukungan hingga Rp 50 Miliar untuk Kampung Kreatif Sumut
Wagub Sumut Targetkan Penyerahan RSUD dr. M. Thomsen pada 29 Oktober 2026
SMSI-RRI Teken MoU, Perkuat Kompetensi Wartawan dan Perangi Hoaks
Pemkab Samosir Salurkan 51 Paket Alsintan, Perluasan Lahan Bawang Putih Digenjot

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD 2027 Dibuka, Cek Jadwal dan Lokasi di Sumut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Stadion Sangnawaluh Belum Tuntas, Proyek 7,399 Miliar untuk Pembangunan Lapangan Dikerjakan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Polisi Gerebek Warung di Dolok Silau, 24 Paket Diduga Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Wakil Bupati Asahan Buka Festival Kuliner 2026, UMKM Didorong Perluas Pasar

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Bobby Nasution Siapkan Dukungan hingga Rp 50 Miliar untuk Kampung Kreatif Sumut

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:37 WIB

SMSI-RRI Teken MoU, Perkuat Kompetensi Wartawan dan Perangi Hoaks

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Pemkab Samosir Salurkan 51 Paket Alsintan, Perluasan Lahan Bawang Putih Digenjot

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Kapolda Sumut Gandeng Al-Washliyah Cegah Narkoba dan Intoleransi

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Gerebek Warung di Dolok Silau, 24 Paket Diduga Sabu Disita

Senin, 26 Okt 2026 - 21:51 WIB