Kunjungan Mendikdasmen, Wakil Wali Kota Medan Minta Penambahan Sekolah Direvitalisasi 2026

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 11:09 WIB

40213 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan meminta agar jumlah sekolah yang direvitalisasi pada tahun 2026 ditambah. Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Abdul Mu’ti, saat kunjungan kerja di Kota Medan.

Permintaan itu disampaikan dalam kegiatan Revitalisasi Pendidikan yang digelar di SMK Negeri 7 Medan, Minggu (4/1/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Zakiyuddin menegaskan, revitalisasi sekolah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik. Ia menyebutkan, kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Medan masih cukup besar dan memerlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, usulan tersebut sudah saya sampaikan langsung. Insyaallah, tahun 2026, sesuai penyampaian Bapak Menteri, jumlah sekolah yang direvitalisasi akan ditambah,” ujar Zakiyuddin kepada wartawan usai kegiatan.

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Kota Medan telah memperoleh program revitalisasi pendidikan untuk 48 satuan pendidikan dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp 47 miliar.

Sementara itu, dalam sambutannya, Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti merincikan bahwa pada tahun 2025 sekolah di Kota Medan yang mendapat program revitalisasi meliputi 3 PAUD, 6 SD, 6 SMP, 20 SMA, 11 SMK, dan 2 SLB yang tersebar di berbagai wilayah.

Menurutnya, progres pengerjaan revitalisasi sekolah tersebut menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Sebanyak 24 satuan pendidikan telah mencapai progres di bawah 95 persen, 3 satuan pendidikan berada pada tahap penyelesaian 95 hingga 99 persen, dan 21 satuan pendidikan lainnya telah rampung 100 persen.

“Secara keseluruhan, pembangunan dan revitalisasi sekolah ini ditargetkan selesai 100 persen pada akhir Januari 2026. Insyaallah, mulai Februari seluruh sekolah yang direvitalisasi sudah dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar yang lebih berkualitas,” ungkapnya.

Selain revitalisasi sekolah, Mendikdasmen juga menyampaikan laporan terkait dampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Tercatat sebanyak 1.215 sekolah terdampak bencana, seperti longsor dan banjir.

Dari jumlah tersebut, 1.157 sekolah telah dinyatakan siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Sementara 19 sekolah masih menggunakan tenda darurat, dan 29 sekolah lainnya masih dalam tahap pembersihan pascabencana.

“Insyaallah, pada tanggal 5 Januari sebagian besar sekolah yang masih dalam proses pembersihan sudah bisa digunakan kembali,” jelasnya.

Pemerintah pusat, lanjut Mendikdasmen, telah menerbitkan surat edaran khusus terkait pelaksanaan pembelajaran di sekolah terdampak bencana. Edaran tersebut memberikan fleksibilitas kepada sekolah untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi sarana dan prasarana yang tersedia.

Di akhir sambutannya, Mendikdasmen menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara, Wakil Wali Kota Medan, serta seluruh jajaran pemerintah daerah atas dukungan penuh terhadap program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan.

Dengan adanya komitmen penambahan jumlah sekolah yang direvitalisasi pada tahun 2026, Pemko Medan berharap kualitas pendidikan di Kota Medan semakin meningkat dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. (*)

Berita Terkait

Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Hadirkan Cek Kesehatan hingga Sunat Massal
Dugaan Pemerasan Mengatasnamakan Wartawan, Ketua SMSI Samosir Minta Polisi Ungkap Fakta Secara Transparan
Satgas PRR Datangi Asahan, Pemkab Paparkan Kebutuhan Rehabilitasi Pascabencana
Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana
Prabowo Naik LRT Jakarta Bersama Warga, Ini Cerita Penyandang Disabilitas, Lansia, dan Pelajar
28 Menit dari Kelapa Gading ke Manggarai, Prabowo Jajal LRT Jakarta
Prabowo Minta Sanksi Karhutla Diperberat, Usulkan Istilah “Terorisme Ekologi”
KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan, Prabowo Minta Investigasi dan Penanganan Keluarga Korban

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:26 WIB

Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Hadirkan Cek Kesehatan hingga Sunat Massal

Kamis, 17 September 2026 - 10:16 WIB

Dugaan Pemerasan Mengatasnamakan Wartawan, Ketua SMSI Samosir Minta Polisi Ungkap Fakta Secara Transparan

Kamis, 17 September 2026 - 05:43 WIB

Satgas PRR Datangi Asahan, Pemkab Paparkan Kebutuhan Rehabilitasi Pascabencana

Kamis, 17 September 2026 - 01:35 WIB

Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana

Kamis, 17 September 2026 - 00:38 WIB

Prabowo Naik LRT Jakarta Bersama Warga, Ini Cerita Penyandang Disabilitas, Lansia, dan Pelajar

Rabu, 16 September 2026 - 23:03 WIB

Prabowo Minta Sanksi Karhutla Diperberat, Usulkan Istilah “Terorisme Ekologi”

Rabu, 16 September 2026 - 22:42 WIB

KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan, Prabowo Minta Investigasi dan Penanganan Keluarga Korban

Rabu, 16 September 2026 - 21:48 WIB

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Jalur Kelapa Gading–Manggarai, Investasi Capai Rp 12,1 Triliun

Berita Terbaru