ATAPKOTA.COM, MEDAN – Kebakaran hebat melanda pabrik PT Garuda Mas Perkasa (Swallow) yang berlokasi di Jalan KL Yos Sudarso Km 6,5, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Rabu malam, 28 Januari 2025. Api yang cepat membesar membuat aparat kepolisian mengerahkan sumber daya tak lazim: kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) milik Satuan Brimob Polda Sumatera Utara.
Mobil AWC yang umumnya digunakan untuk pengendalian massa itu dikerahkan guna membantu proses pemadaman api yang sulit dikendalikan. Sebanyak 20 personel Brimob turut diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus memastikan proses pemadaman berlangsung tanpa gangguan.
Berdasarkan keterangan sementara warga sekitar, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di area pabrik. Namun, aparat menegaskan penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari instansi berwenang.
Api dilaporkan mulai membesar sekitar pukul 22.00 WIB. Dua jam sebelumnya, warga telah melihat kepulan asap pekat dari dalam kawasan pabrik. Dalam waktu singkat, kobaran api meluas dan melahap sebagian besar bangunan, menciptakan pemandangan menyerupai lautan api di tengah kawasan industri Medan Deli.
Seorang petugas keamanan pabrik yang berada di sekitar lokasi mengungkapkan, beberapa kali terdengar suara ledakan dari dalam bangunan yang terbakar. “Baunya menyengat seperti karet terbakar. Ledakan terdengar cukup keras,” katanya.
Proses pemadaman berlangsung penuh tantangan. Banyaknya material mudah terbakar, khususnya tumpukan karet di dalam pabrik, membuat api sulit dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran, dibantu Mobil AWC Brimob Polda Sumut, melakukan penyemprotan air secara intensif dari berbagai sisi bangunan untuk memutus jalur penyebaran api.
Sementara itu, personel Brimob lainnya melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah warga mendekat dan memastikan keselamatan petugas di lapangan.
Hingga Kamis dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB, Mobil AWC Brimob Polda Sumut dan personel gabungan masih berada di lokasi, bersinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan unsur terkait lainnya untuk memastikan api benar-benar terkendali serta tidak merembet ke bangunan sekitar.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., menegaskan bahwa pengerahan tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan Brimob dalam menghadapi situasi darurat.
“Ini merupakan wujud kesiapan Satuan Brimob Polda Sumut manakala dibutuhkan secara cepat dan mendadak, baik dalam pengamanan maupun penanganan situasi darurat demi keselamatan masyarakat dan stabilitas kamtibmas,” ujarnya.
Kehadiran Mobil AWC dan personel Brimob dalam penanganan kebakaran ini menegaskan peran Brimob tidak semata menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga mendukung penuh upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana di tengah masyarakat. (AP)

































