Turun ke Lapangan, Liswati Silalahi Tinjau Kualitas PAUD SAB Pematangsiantar

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 15:20 WIB

40218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pematangsiantar sekaligus Ketua Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini–Sanggar Anak Balita (PAUD SAB), Ny. Liswati Wesly Silalahi, memantau langsung kondisi dan proses belajar mengajar di lima PAUD SAB yang tersebar di sejumlah kecamatan. Senin, 2 Januari 2026.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pematangsiantar sekaligus Ketua Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini–Sanggar Anak Balita (PAUD SAB), Ny. Liswati Wesly Silalahi, memantau langsung kondisi dan proses belajar mengajar di lima PAUD SAB yang tersebar di sejumlah kecamatan. Senin, 2 Januari 2026.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pematangsiantar sekaligus Ketua Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini–Sanggar Anak Balita (PAUD SAB), Ny. Liswati Wesly Silalahi, memantau langsung kondisi dan proses belajar mengajar di lima PAUD SAB yang tersebar di sejumlah kecamatan. Senin, 2 Februari 2026.

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan sejak pagi hari sebagai bagian dari evaluasi internal terhadap kesiapan sarana, kualitas pembelajaran, serta kenyamanan lingkungan belajar anak usia dini—sektor pendidikan yang kerap luput dari pengawasan publik meski menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Lima PAUD SAB yang dikunjungi meliputi PAUD SAB Kelurahan Proklamasi, Bantan, dan Sipinggol-pinggol di Kecamatan Siantar Barat; PAUD SAB Kelurahan Martoba di Kecamatan Siantar Utara; serta PAUD SAB Kelurahan Karo di Kecamatan Siantar Selatan.

Di setiap lokasi, Liswati tidak hanya meninjau fasilitas, tetapi juga berinteraksi langsung dengan guru dan murid. Ia menyapa anak-anak, mengajak mereka berhitung, melafalkan huruf abjad, hingga mengucapkan teks Pancasila—aktivitas simbolik yang mencerminkan pendekatan pembelajaran dasar di PAUD SAB.

“Selamat pagi, anak-anak Bunda,” sapa Liswati yang disambut antusias para murid.

Menurut Liswati, pemantauan langsung diperlukan untuk memastikan bahwa PAUD SAB tidak sekadar berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi benar-benar menjalankan peran pendidikan usia dini sesuai standar yang diamanatkan regulasi.

“Kita ingin anak-anak benar-benar nyaman belajar di PAUD SAB sebelum nantinya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan upaya pembinaan sejak lahir hingga usia enam tahun melalui pemberian rangsangan pendidikan agar anak siap memasuki pendidikan lanjutan.

Namun demikian, kunjungan ini juga membuka ruang evaluasi lebih luas: sejauh mana PAUD SAB di Kota Pematangsiantar telah memenuhi standar pendidik, sarana prasarana, dan kurikulum sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD.

Sebagai Ketua TP PKK sekaligus Ketua Penyelenggara PAUD SAB, Liswati menyatakan memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas layanan PAUD SAB, sejalan dengan visi mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.

Kegiatan pemantauan tersebut turut didampingi Sekretaris PAUD SAB Kota Pematangsiantar Rasta Eliya Ginting, serta anggota Nelly Tobing dan Tumiar Rajagukguk.

Di tengah keterbatasan anggaran dan minimnya perhatian publik terhadap pendidikan usia dini, langkah turun langsung ke lapangan menjadi penting—bukan hanya sebagai simbol kepedulian, tetapi sebagai dasar perumusan kebijakan yang berpihak pada kualitas pendidikan sejak usia paling awal.

Berita Terkait

Tingkatkan Kesiapsiagaan, PLN UP3 Pematangsiantar Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat
Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Hadirkan Cek Kesehatan hingga Sunat Massal
Dugaan Pemerasan Mengatasnamakan Wartawan, Ketua SMSI Samosir Minta Polisi Ungkap Fakta Secara Transparan
Satgas PRR Datangi Asahan, Pemkab Paparkan Kebutuhan Rehabilitasi Pascabencana
Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana
Prabowo Naik LRT Jakarta Bersama Warga, Ini Cerita Penyandang Disabilitas, Lansia, dan Pelajar
28 Menit dari Kelapa Gading ke Manggarai, Prabowo Jajal LRT Jakarta
Prabowo Minta Sanksi Karhutla Diperberat, Usulkan Istilah “Terorisme Ekologi”

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:39 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan, PLN UP3 Pematangsiantar Gelar Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat

Kamis, 17 September 2026 - 14:26 WIB

Tak Sekadar Maulid, Pemkab Simalungun Hadirkan Cek Kesehatan hingga Sunat Massal

Kamis, 17 September 2026 - 10:16 WIB

Dugaan Pemerasan Mengatasnamakan Wartawan, Ketua SMSI Samosir Minta Polisi Ungkap Fakta Secara Transparan

Kamis, 17 September 2026 - 05:43 WIB

Satgas PRR Datangi Asahan, Pemkab Paparkan Kebutuhan Rehabilitasi Pascabencana

Kamis, 17 September 2026 - 01:35 WIB

Aktivis HAM Aceh Desak Pemerintah Pusat dan Aceh Segera Ciptakan Lapangan Kerja Pascabencana

Rabu, 16 September 2026 - 23:30 WIB

28 Menit dari Kelapa Gading ke Manggarai, Prabowo Jajal LRT Jakarta

Rabu, 16 September 2026 - 23:03 WIB

Prabowo Minta Sanksi Karhutla Diperberat, Usulkan Istilah “Terorisme Ekologi”

Rabu, 16 September 2026 - 22:42 WIB

KMP Virgo Transport 8 Kecelakaan, Prabowo Minta Investigasi dan Penanganan Keluarga Korban

Berita Terbaru