Jokowi Siap Turun Hingga Kecamatan, PSI Pematangsiantar Pasang Target DPRD

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:43 WIB

40213 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI 2026 yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026.

Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI 2026 yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menyatakan kesiapan “turun gunung” hingga tingkat kecamatan untuk memenangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Pemilu 2029. Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI 2026 yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam forum internal partai tersebut, Jokowi menekankan pentingnya militansi kader dan pembentukan struktur organisasi hingga ke tingkat rukun tetangga dan rukun warga (RT/RW). Ia menilai target elektoral PSI tergolong ambisius dan hanya bisa dicapai dengan mesin partai yang bekerja secara menyeluruh dan disiplin.

“Target PSI ini target besar, targetnya tinggi. Jadi mesinnya harus mesin besar. Tidak bisa struktur hanya sampai DPD. Struktur harus sampai RT/RW,” kata Jokowi.

Jokowi bahkan menegaskan kesiapannya terlibat langsung dalam konsolidasi partai, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan. Pernyataan ini menandai keterlibatan aktif seorang mantan presiden dalam penguatan partai politik, sebuah langkah yang secara etika politik sah, namun tetap menuntut kehati-hatian agar tidak menimbulkan konflik kepentingan di ruang publik.

“Saya masih sanggup datang ke semua provinsi, kabupaten/kota, bahkan kalau perlu sampai ke kecamatan,” ujar Jokowi.

Ia juga menyatakan siap bekerja “mati-matian” demi PSI, partai yang kini dipimpin Kaesang Pangarep, putra bungsunya. Pernyataan ini memunculkan pertanyaan publik soal batas antara dukungan politik personal dan pengaruh kekuasaan simbolik pascakepresidenan, terutama menjelang tahapan awal Pemilu 2029 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum beserta peraturan turunan KPU terbaru.

Respons cepat datang dari daerah. Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Pematangsiantar, Hendra Simanjuntak, S.Pd., M.Pd., menyambut positif sinyal politik Jokowi tersebut. Ia menyebut Rakernas PSI sebagai momentum penting konsolidasi internal partai.

“Rakernas ini menjadi titik awal penataan organisasi secara lebih serius. Khususnya bagi kami di daerah, kesiapan Pak Jokowi untuk turun langsung tentu memberi energi dan semangat baru,” ujar Hendra.

Hendra menegaskan DPD PSI Pematang Siantar siap menerima kehadiran Jokowi apabila benar-benar turun ke daerah, termasuk ke Pematang Siantar, guna memperkuat struktur dan kesiapan partai menghadapi verifikasi administrasi dan faktual Pemilu 2029.

Menurut Hendra, PSI saat ini tengah fokus membangun basis organisasi agar lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang berdasarkan ketentuan terbaru masih berada di angka 4 persen suara nasional.

“PSI sedang menata organisasi untuk lolos verifikasi administrasi dan faktual menuju Pemilu 2029. Dengan kepemimpinan Ketua Umum Mas Kaesang Pangarep, kami optimistis PSI bisa menembus parliamentary threshold,” katanya.

Namun, ambisi PSI tidak berhenti di tingkat nasional. Di Pematangsiantar, Hendra menyebut partainya memasang target merebut kursi DPRD kota. Target ini, menurutnya, akan ditempuh melalui konsolidasi total, perluasan jaringan tokoh lokal, dan pendekatan komunikasi politik yang lebih terbuka.

Ia juga mengakui bahwa elektabilitas PSI di daerah masih menghadapi tantangan, terutama terkait minimnya basis tradisional dan ketergantungan pada figur nasional. Dukungan Jokowi dinilai masih menjadi magnet politik utama, namun sekaligus menjadi ujian bagi PSI untuk membuktikan kemandirian institusionalnya.

“Jika seorang tokoh bangsa menyatakan siap turun hingga ke akar rumput, maka tidak ada alasan bagi kami di daerah untuk tidak bekerja lebih keras,” kata Hendra. (Larsen/red)

Berita Terkait

Dari Bali, Firman Jaya Daeli Serukan Pembangunan Peradaban Indonesia Berbasis SDM, Budaya, dan Hukum
Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Fun Walk MUI Medan, Dua Paket Umrah Jadi Hadiah Utama
MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, 1.109 Peserta Berebut Tiket ke MTQ Nasional Semarang
Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Semangati Kafilah Pematangsiantar Raih Prestasi
Wesly Silalahi Sumbang 500 Sak Semen untuk Pembangunan GBI di Pematangsiantar
MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Minta Nilai Al-Qur’an Diterapkan dalam Pelayanan Publik
Kejaksaan Setor 1,03 Triliun ke Negara, Hasil Lelang Aset dan Penelusuran Harta Edi Tansil
Prabowo Terima Telepon Presiden Palestina Bahas Dukungan Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WIB

Dari Bali, Firman Jaya Daeli Serukan Pembangunan Peradaban Indonesia Berbasis SDM, Budaya, dan Hukum

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:42 WIB

Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Fun Walk MUI Medan, Dua Paket Umrah Jadi Hadiah Utama

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:38 WIB

MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, 1.109 Peserta Berebut Tiket ke MTQ Nasional Semarang

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Wakil Wali Kota Herlina Hadiri Pembukaan MTQ ke-40 Sumut, Semangati Kafilah Pematangsiantar Raih Prestasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:41 WIB

Wesly Silalahi Sumbang 500 Sak Semen untuk Pembangunan GBI di Pematangsiantar

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:53 WIB

Kejaksaan Setor 1,03 Triliun ke Negara, Hasil Lelang Aset dan Penelusuran Harta Edi Tansil

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:45 WIB

Prabowo Terima Telepon Presiden Palestina Bahas Dukungan Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 - 02:39 WIB

Prabowo Terima Menlu Qatar Bahas Investasi USD 4 Miliar

Berita Terbaru