Indonesia–Australia Teken Traktat Keamanan Bersama

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:17 WIB

40140 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 6 Februari 2026.

ATAPKOTA.COM – Indonesia dan Australia mempertegas arah kerja sama keamanan bilateral di tengah dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik. Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese sepakat memperkuat kemitraan strategis kedua negara melalui penandatanganan Traktat Keamanan Bersama.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Keterangan Pers Bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026. Menurut Presiden, perjanjian ini mencerminkan tekad kedua negara untuk menjaga keamanan nasional masing-masing sekaligus berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Perjanjian keamanan bersama ini mencerminkan tekad kedua negara untuk terus bekerja sama secara erat dalam menjaga keamanan nasional masing-masing, serta berkontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Bagi Indonesia, ini sejalan dengan prinsip bertetangga baik dan kebijakan luar negeri bebas aktif,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden menekankan bahwa kedekatan geografis menjadikan Indonesia dan Australia sebagai negara yang secara alamiah harus hidup berdampingan. Karena itu, hubungan bilateral dibangun di atas fondasi saling percaya dan itikad baik.

“Indonesia ingin bersahabat dengan semua pihak dan tidak ingin memiliki musuh. Kami meyakini perjanjian ini akan menjadi salah satu pilar penting bagi stabilitas dan kerja sama di kawasan,” katanya.

Sementara itu, PM Anthony Albanese menyampaikan bahwa penandatanganan traktat ini merupakan kelanjutan dari proses diplomatik yang telah dimulai sejak pertemuan bilateral di Sydney pada November 2025. Ia menilai perjanjian tersebut dibangun di atas sejarah panjang kerja sama pertahanan kedua negara yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade.

“Perjanjian ini mencerminkan persahabatan yang erat, kemitraan, dan kepercayaan yang mendalam antara kedua negara kita di bawah kerangka kemitraan strategis komprehensif,” ujar Albanese.

Ia menyebut penandatanganan traktat ini sebagai momen bersejarah dalam hubungan Indonesia–Australia. Menurut Albanese, kerja sama kolektif merupakan cara paling efektif untuk menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Hari ini saya sangat senang menandatangani perjanjian ini bersama Bapak Presiden. Ini adalah pengakuan bahwa cara terbaik mengamankan kawasan kita adalah dengan bertindak bersama,” katanya.

Lebih lanjut, PM Albanese menilai Traktat Keamanan Bersama ini mencerminkan tingkat kepercayaan yang semakin kuat antara Australia dan Indonesia. Perjanjian tersebut dipandang sebagai perluasan signifikan dari kerja sama keamanan dan pertahanan yang telah terjalin.

Ia juga memaparkan sejumlah inisiatif baru dalam kerja sama pertahanan, termasuk tawaran pembentukan posisi bagi perwira senior Indonesia di Angkatan Pertahanan Australia, pengembangan fasilitas pelatihan pertahanan bersama, serta perluasan pertukaran pendidikan militer.

“Langkah-langkah ini bertujuan membangun hubungan yang lebih erat dan meningkatkan pemahaman antara generasi pemimpin militer kita di masa depan,” ujar Albanese.

Penandatanganan Traktat Keamanan Bersama ini menandai babak baru hubungan Indonesia–Australia, dengan fokus pada penguatan kepercayaan strategis dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik di tengah tantangan keamanan global yang kian kompleks. (Edo/red)

Berita Terkait

Diduga Simpan 100 Butir Ekstasi, Pria 49 Tahun Diamankan Polisi di Tanjung Pura
Festival Sungai Asahan Dibuka Bupati Taufik, Sungai Jadi Perhatian untuk Wisata dan Ekonomi Warga
Api Anantakupa Tak Kunjung Padam, 250 Alumni Eks Departemen Penerangan Reuni di Medan
Dinilai Berprestasi, Dr. Sarmedi Purba Dukung Prof. Sarintan Damanik Dua Periode Memimpin USI
Piala Soeratin Sumut 2026 di Pematangsiantar, PSSI Toba Andalkan Soposurung FC dan Halilintar FC
DLH Labuhanbatu Edukasi Pengelolaan Sampah di Rumah Ibadah, Tong Sampah Dibagikan Gratis
Dana Kelurahan 2026 Bangun Jalan Rabat Beton 85 Meter di Ladang Bambu Medan
Pemko Medan Raih detikSumatera Awards 2026 Berkat Digitalisasi dan Transparansi Pajak Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Diduga Simpan 100 Butir Ekstasi, Pria 49 Tahun Diamankan Polisi di Tanjung Pura

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Festival Sungai Asahan Dibuka Bupati Taufik, Sungai Jadi Perhatian untuk Wisata dan Ekonomi Warga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Api Anantakupa Tak Kunjung Padam, 250 Alumni Eks Departemen Penerangan Reuni di Medan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Dinilai Berprestasi, Dr. Sarmedi Purba Dukung Prof. Sarintan Damanik Dua Periode Memimpin USI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Piala Soeratin Sumut 2026 di Pematangsiantar, PSSI Toba Andalkan Soposurung FC dan Halilintar FC

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Dana Kelurahan 2026 Bangun Jalan Rabat Beton 85 Meter di Ladang Bambu Medan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Pemko Medan Raih detikSumatera Awards 2026 Berkat Digitalisasi dan Transparansi Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:58 WIB

Pemprov Sumut Raih Anugerah Pemerataan Pembangunan, Bobby Nasution: Kami Pelayan Masyarakat

Berita Terbaru