ATAPKOTA.COM, TAPSEL – Di sejumlah desa di Kecamatan Batang Toru, aktivitas personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara tampak menyatu dengan denyut kehidupan warga pascabencana. Pada Selasa, 10 Februari 2026, personel Batalyon C melaksanakan rangkaian kegiatan kemanusiaan yang menyasar kebutuhan paling mendasar masyarakat, mulai dari hunian, fasilitas ibadah, hingga bahan pangan.
Di Desa Garoga, personel Brimob terlibat langsung dalam pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak bencana. Mereka juga membersihkan sumur yang akan digunakan sebagai sumber air bersih, bekerja bersama warga setempat sejak pagi hari.
Sementara itu, di Desa Simatuhir, Brimob bergotong royong memasang kanopi Masjid Al Abror. Pemasangan kanopi tersebut ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan warga dalam beribadah, terutama saat cuaca tidak menentu.
Selain pekerjaan fisik, bantuan pangan juga disalurkan kepada warga Desa Aek Ngadol. Sebanyak 290 sak beras dibagikan secara tertib dengan pengawasan personel Brimob untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Komandan Kompi (Danki) 1 Penugasan Batalyon C, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Antanius Tarigan, S.H., M.H., mengatakan kehadiran Brimob di wilayah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.
“Kami tidak hanya menjalankan tugas pengamanan. Brimob hadir untuk membantu warga bangkit, bekerja bersama masyarakat, dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan,” ujar Antanius Tarigan.
Seorang warga Desa Simatuhir menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan langsung personel Brimob. Menurut dia, kehadiran aparat sangat membantu dan memberikan semangat bagi warga.
“Kami merasa diperhatikan. Brimob benar-benar turun dan bekerja bersama masyarakat tanpa jarak,” katanya.
Hingga akhir kegiatan, pemasangan kanopi Masjid Al Abror telah rampung dan penyaluran bantuan beras berjalan aman. Adapun pembersihan sumur untuk hunian sementara di Desa Garoga masih berlanjut dan dijadwalkan selesai pada hari berikutnya. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan lingkungan sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan antara aparat dan masyarakat.(*)






























