ATAPKOTA.COM, TAPSEL – Di tengah cuaca mendung yang menggantung di perbukitan Tapanuli Selatan, sejumlah personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terlihat bahu-membahu mengangkut material bangunan bersama warga Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi. Pada Selasa, 10 Februari 2026, mereka memulai pembangunan rumah swadaya bagi warga yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.
Personel Batalyon C Brimob terlibat langsung dalam berbagai pekerjaan fisik, mulai dari pemasangan besi pondasi, pelangsiran batu, perakitan rangka besi, hingga penimbunan tanah. Pekerjaan itu ditujukan untuk pembangunan hunian sementara sekaligus hunian tetap bagi korban banjir yang kehilangan tempat tinggal.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Komandan Peleton I Kompi 1 Batalyon C, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Roy Sandri Pohan, S.H. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Brimob tidak berhenti pada aspek pengamanan wilayah bencana.
“Kehadiran kami di lokasi ini adalah bentuk tanggung jawab moral. Kami ingin memastikan warga bisa kembali memiliki rumah yang layak dan aman pascabencana, dengan bekerja bersama masyarakat,” kata Roy Sandri Pohan.
Hingga saat ini, Brimob Batalyon C telah menyelesaikan pemasangan besi pondasi dan distribusi material untuk hunian sementara. Sementara itu, pekerjaan perakitan besi dan penimbunan tanah telah dilakukan pada pembangunan tiga unit hunian tetap. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan mengedepankan semangat gotong royong antara aparat dan warga setempat. (AP/red)






























