ATAPKOTA.COM, MALANG – Proses pencarian terhadap seorang anak berusia 13 tahun yang terseret arus air drainase di Desa Druju, RT 02 RW 01, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, masih terus dilakukan hingga hari kedua, Rabu (18/2/2026).
Peristiwa kecelakaan air tersebut terjadi pada Selasa sore, 17 Februari 2026, saat hujan deras mengguyur wilayah setempat.
Korban diketahui bernama Okta Puji Raharjo, warga Desa Druju. Saat kejadian, korban berada di sekitar saluran air di depan rumahnya bersama empat orang temannya. Mereka dilaporkan tengah bermain hujan-hujanan ketika curah hujan meningkat dan arus drainase menjadi deras.
Diduga karena arus yang cukup kuat akibat tingginya intensitas hujan, korban terseret aliran air dan menghilang. Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan.
Upaya pencarian melibatkan tim gabungan dari Polsek Sumbermanjing Wetan, Bhabinkamtibmas, Koramil, perangkat Desa Druju, PMI Turen, PMI Sumbermanjing Wetan, Malang Selatan Rescue, Lantamal, serta warga setempat.
Pencarian dilakukan dengan menyusuri sepanjang aliran Sungai Lesti, termasuk berkoordinasi dengan warga di wilayah hilir untuk memperluas area pemantauan.
Tim memfokuskan pencarian pada titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban tersangkut, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik.
Pihak keluarga bersama masyarakat Desa Druju berharap korban dapat segera ditemukan. Sementara itu, tim gabungan menyatakan akan terus melakukan upaya maksimal sampai korban berhasil ditemukan.
Hingga saat ini, perkembangan pencarian masih terus dipantau dan akan diperbarui sesuai informasi resmi dari pihak berwenang. (Aripfin/ red)

































