ATAPKOTA.COM, SUMUT – Pembinaan rohani dan mental kembali digelar Satuan Brimob Polda Sumatera Utara sebagai bagian dari program internal penguatan karakter personel. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026, mulai pukul 08.30 WIB di lingkungan markas satuan.
Pelaksanaan pembinaan dilakukan terpisah sesuai keyakinan masing-masing personel. Anggota beragama Islam mengikuti kegiatan di Masjid Al-Barokah, sedangkan personel beragama Kristen melaksanakan ibadah dan pembinaan di Gereja Oikumene yang berada di kompleks satuan.
Dalam sesi untuk personel Muslim, Ustad Khoirul Zaman, S.H.I., S.Pd.I., menyampaikan tausiyah yang menekankan pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, dan konsistensi moral dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab profesi aparat penegak hukum memiliki dimensi etik dan spiritual.
Sementara itu, pembinaan bagi personel Nasrani dipimpin oleh Pendeta Daniel Lumban Raja. Dalam khotbahnya, ia menyoroti nilai ketulusan, pengendalian diri, serta tanggung jawab sosial sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) merupakan agenda rutin yang dilaksanakan jajaran kepolisian sebagai bagian dari penguatan aspek nonteknis personel. Selain pelatihan fisik dan taktis, pendekatan spiritual dinilai penting untuk menjaga stabilitas emosional dan etika profesi di tengah kompleksitas tugas kepolisian.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan kondusif. Pimpinan satuan berharap pembinaan berkelanjutan dapat mendukung profesionalisme anggota dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, dan penegakan hukum. (*)

































