ATAPKOTA.COM, MEDAN – Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Brimob Polda Sumut) menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk “Menebar Kebaikan, Menguatkan Kebersamaan” dalam program Minggu Kasih yang berlangsung pada Minggu, 22 Februari 2026, mulai pukul 09.30 WIB.
Kegiatan dipusatkan di Jalan Cemara dan Jalan Sidorukun, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Personel turun langsung menyambangi warga dan membagikan paket sembako kepada masyarakat di sekitar markas komando (mako).
Komandan Pleton (Danton) 4 Kompi 3 Batalyon A Pelopor, AIPTU Widiarto, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia bersama sejumlah personel menyusuri permukiman warga dan menyerahkan bantuan secara langsung.
Komandan Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol I Kadoli, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa program Minggu Kasih merupakan agenda rutin satuan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
“Kegiatan ini kami laksanakan secara konsisten sebagai upaya membangun kedekatan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar satuan,” ujar Kadoli.
Menurut dia, pendekatan sosial menjadi bagian dari strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kehadiran personel di tengah warga diharapkan dapat memperkuat rasa saling percaya antara institusi kepolisian dan masyarakat.
Sejumlah warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Mereka menilai kehadiran aparat secara langsung di lingkungan permukiman memberikan dampak psikologis positif, terutama dalam membangun rasa aman dan kedekatan.
Kegiatan berlangsung dalam situasi tertib dan kondusif. Tidak hanya membagikan bantuan, personel juga berdialog dengan warga untuk menyerap aspirasi serta memantau situasi lingkungan.
Melalui program ini, Satuan Brimob Polda Sumut menegaskan peran ganda kepolisian: tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga membangun hubungan sosial sebagai bagian dari penguatan stabilitas keamanan berbasis masyarakat. (AP/red)

































