Polda Sumut Bongkar Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, 17 Orang dan 14 Ekskavator Diamankan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:30 WIB

4092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Daerah Sumatera Utara membongkar aktivitas tambang emas ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal.

Kepolisian Daerah Sumatera Utara membongkar aktivitas tambang emas ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal.

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Kepolisian Daerah Sumatera Utara membongkar aktivitas tambang emas ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal. Operasi penindakan yang digelar pada Senin, 2 Maret 2026, itu melibatkan ratusan personel dari Satuan Brimob dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut.

Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan 17 orang yang diduga terlibat dalam kegiatan pertambangan tanpa izin. Polisi juga menyita 14 unit alat berat jenis ekskavator. Sebanyak 12 unit ditemukan di lokasi tambang, sedangkan dua unit lainnya diamankan saat masih dalam perjalanan menuju area penambangan.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Brigjen Pol. Sonny Irawan, mengatakan penindakan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian menindak praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan serta merugikan negara.

“Informasi awal yang kami terima, satu titik aktivitas penambangan bisa menghasilkan sekitar 100 gram emas per hari. Saat ini terdapat beberapa titik yang beroperasi,” ujar Sonny di Medan pada Selasa, 3 Maret 2026.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan enam lubang tambang yang aktif beroperasi. Empat lubang berada di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan dan dua lainnya di Kabupaten Mandailing Natal.

Penyidik menduga aktivitas tambang ilegal tersebut telah berlangsung selama dua hingga tiga bulan. Para pelaku diduga memperluas area penambangan dari wilayah Mandailing Natal ke Tapanuli Selatan. Kedua lokasi itu dipisahkan aliran sungai di kawasan Sungai Batang Gadis.

Penindakan ini tidak hanya menghentikan aktivitas pertambangan ilegal yang diduga menghasilkan omzet hingga miliaran rupiah per hari, tetapi juga menjadi langkah perlindungan terhadap ekosistem sungai dan lingkungan sekitar yang berpotensi terdampak.

Saat ini, 17 orang yang diamankan masih berstatus saksi. Penyidik masih mendalami peran masing-masing pihak dalam aktivitas pertambangan tersebut.

Polda Sumatera Utara menegaskan akan terus menertibkan praktik pertambangan ilegal guna menjaga keamanan wilayah, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di Sumatera Utara. (AP/red)

Berita Terkait

Dampingi Presiden Prabowo, Wapres Gibran Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila ke-81
Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel untuk Amankan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026
Sejalan dengan Amanat Presiden Prabowo, Rico Waas Pastikan Nilai Pancasila Jadi Dasar Pelayanan Masyarakat
Guru di Pamekasan Rasakan Manfaat TPG, Pembelajaran Makin Interaktif Berbasis Teknologi
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Rico Waas Tegaskan Pancasila Harus Hidup dalam Pelayanan Publik
Polres Pematangsiantar Tangkap Lansia Diduga Kurir Sabu di Halte Eldivo
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Asahan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa
Kapolda Sumut Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Persatuan Fondasi Keutuhan Bangsa

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 20:30 WIB

Dampingi Presiden Prabowo, Wapres Gibran Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila ke-81

Senin, 1 Juni 2026 - 19:53 WIB

Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel untuk Amankan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 17:40 WIB

Sejalan dengan Amanat Presiden Prabowo, Rico Waas Pastikan Nilai Pancasila Jadi Dasar Pelayanan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 17:36 WIB

Guru di Pamekasan Rasakan Manfaat TPG, Pembelajaran Makin Interaktif Berbasis Teknologi

Senin, 1 Juni 2026 - 17:16 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Rico Waas Tegaskan Pancasila Harus Hidup dalam Pelayanan Publik

Senin, 1 Juni 2026 - 15:56 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Asahan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 13:56 WIB

Kapolda Sumut Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Persatuan Fondasi Keutuhan Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Hari Lahir Pancasila 2026, Bobby Nasution Ajak ASN Sumut Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Berita Terbaru