Rehabilitasi Pascabencana Dipercepat, Pemprov Sumut Susun Prioritas di Lima Sektor Strategis

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:00 WIB

4078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melakukan sinkronisasi sekaligus pemutakhiran program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dengan memfokuskan pada lima sektor prioritas. Kegiatan tersebut berlangsung di Bina Graha Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sumut, Kamis (26 Maret 2026).

Lima sektor yang menjadi prioritas penanganan meliputi perumahan dan permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial, serta lintas sektor.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, mengatakan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumut telah melalui sejumlah tahapan perencanaan yang disusun secara sistematis.

“Proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Sumatera Utara telah melalui beberapa tahapan perencanaan yang terstruktur,” kata Sulaiman.

Ia menjelaskan, tahapan tersebut dimulai dari pemutakhiran Rencana Induk Penanggulangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) Sumatera Utara. Setelah itu, pemerintah provinsi melakukan pendampingan kepada pemerintah kabupaten dan kota dalam memperbarui Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Saat ini, proses tersebut telah memasuki tahap penajaman usulan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Menurut Sulaiman, proses sinkronisasi dilakukan untuk memastikan usulan program sesuai dengan dokumen Kajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna). Selain itu, pemerintah juga mengidentifikasi program yang belum terakomodasi dalam rencana aksi kementerian atau lembaga serta rencana induk penanggulangan bencana.

“Kita harus memastikan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya memulihkan kondisi seperti semula, tetapi juga meningkatkan kualitas pembangunan melalui pendekatan build back better, sehingga hasilnya lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Sumatera Utara, Dikky Anugerah, menjelaskan bahwa pemerintah daerah menetapkan tiga kategori prioritas dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Prioritas pertama, kategori kritis, mencakup kegiatan yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat serta pemulihan fungsi dasar wilayah.

Prioritas kedua, kategori penting, meliputi program yang mendukung pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dengan tingkat kerusakan sedang dan dampak yang cukup luas.

Sedangkan prioritas ketiga, kategori pendukung, berisi kegiatan penguatan, peningkatan kualitas pembangunan, atau upaya mitigasi bencana yang tidak bersifat mendesak.

Menurut Dikky, kegiatan desk penajaman usulan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana ini bertujuan mempercepat pelaksanaan program yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Penajaman usulan ini dilakukan untuk memastikan setiap program rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai dengan dokumen Jitupasna maupun R3P Provinsi Sumatera Utara,” kata Dikky.

Ia berharap hasil sinkronisasi tersebut dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana sekaligus memperkuat ketahanan pembangunan daerah ke depan. (AP/red)

Berita Terkait

Inspektorat Bengkulu Tengah Pelajari Laporan Dugaan Investasi Muntahan Paus dan Kayu Gaharu
Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis
“Bienvenue Presiden Prabowo”, WNI dan Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kepala Negara di Paris
Gubernur Bobby Nasution Minta TVRI Sumut Aktif Angkat Budaya dan Pariwisata Daerah
Pemkab Asahan Gelar Pawai Takbiran dan Buka Puasa Bersama Sambut Iduladha 1447 Hijriah
Jelang Iduladha, Dinas Peternakan Asahan Turunkan Tim Periksa Hewan Kurban di 25 Kecamatan
Tinjau Posyandu di Samosir, Kahiyang Ayu Tegaskan Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan di Sumut
Penantian Warga Marelan Terjawab, Jalan Gang Rahayu Baru Kini Mulus Diaspal

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:10 WIB

Inspektorat Bengkulu Tengah Pelajari Laporan Dugaan Investasi Muntahan Paus dan Kayu Gaharu

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:59 WIB

Presiden Prabowo Tiba di Paris, Kunjungan Kenegaraan Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia-Prancis

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:46 WIB

“Bienvenue Presiden Prabowo”, WNI dan Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kepala Negara di Paris

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:55 WIB

Gubernur Bobby Nasution Minta TVRI Sumut Aktif Angkat Budaya dan Pariwisata Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Asahan Gelar Pawai Takbiran dan Buka Puasa Bersama Sambut Iduladha 1447 Hijriah

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:51 WIB

Tinjau Posyandu di Samosir, Kahiyang Ayu Tegaskan Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan di Sumut

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:45 WIB

Penantian Warga Marelan Terjawab, Jalan Gang Rahayu Baru Kini Mulus Diaspal

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:04 WIB

Tanoto Foundation Gandeng TP PKK Pematangsiantar Tingkatkan Literasi dan Tumbuh Kembang Anak

Berita Terbaru